Results for Pernikahan

Tantangan Terberat Dialami Pasangan Yang Ingin Menikah. Mulai Dari Penolakan Sampai Bubar Acara

November 14, 2019
Tantangan terberat yang dihadapi calon pasangan yang ingin menikah
Pasangan Calon Pengantin Yang sempat viral karena gagal menikah.

Calon pasangan pengantin yang ingin menikah seringkali mengalami dihantui rasa takut dan was-was. Puncaknya terutama pada saat mendekati hari H. Ketika acara pernikahan sudah direncanakan, ada banyak tantangan yang mungkin terjadi yang harus di waspadai. Kejadian buruk bisa saja terjadi menimpa calon dan keluarga kedua mempelai. Kendati sudah dipersiapkan dengan baik pengalaman tidak diinginkan bisa dialami apalagi kamu yang cuek bebek dengan bibit, beber dan bobot orang yang mau dinikahi. Pada saat merencanakan pernikahan rasa senang menyelimuti perasaan anda. Ternyata anda sebentar lagi akan menyandang predikat baru. Anda terjual (sold out) ☺☺☺☺. Begitu mulai masuk dalam fase persiapan, anda mulai panik dan merasakan pengalaman dag Dig Dig. Jangan dikira orang yang ingin memutuskan menikahi tidak memiliki beban. Banyak lho bebannya.


Untuk kamu yang belum berencana buat menikah sebaiknya matangkan niatnya dulu dan persiapannya. Namanya menikah, tantangannya banyak. Bisa buat anda stres. Makanya jangan heran calon pengantin berat badannya bisa  turun. Tentu tantangannya berbeda bagi setiap calon pengantin tergantung dengan kesiapannya. Namanya tantangan, ada yang mudah ada juga yang berat. Kesiapan anda dapat menentukan semudah dan sesulit apapun itu bisa dilewati. Jika kalian berdua sehati dan sepakat untuk menebas dan menyelesaikan tantangan itu, yakinlah pasti ada jalannya. Jika memang jodoh pasti ada jalannya. Sama seperti anda mau beli rumah pun itu jodoh-jodohan. Kalau tidak cocok jalannya susah banget malah tidak jadi. Tapi yang namanya sudah jodoh, ada-ada saja jalannya untuk mempermudah anda buat mendapatkannya.


Terus kalau aku bagaimana? Kalau aku tantangannya banyak sekali, sulit lagi, berarti tidak jodoh ya?
Tidak melulu begitu,....
Mungkin Tuhan mengijinkan anda mengalami liku-liku panjang untuk melihat kesabaran dan kesetiaan anda. Atau memang jalannya harus sulit! Jangan mudah menyerah... Atau mungkin calon istrimu atau calon mertuamu ingin memberikan tantangan untukmu untuk melihat apakah anda calon menantu yang gampang menyerah atau pekerja keras yang mau berusaha keras untuk sebuah tujuan. Anggap saja Tuhan sedang memberi ujian bagi anda. Kuncinya, baik mudah maupun susah,.,, Tetap berusaha semaksimal mungkin. Inilah tantangan yang sering terjadi bagi calon pasangan yang akan menikah:


1. Sulit mendapatkan restu dari orang tua.


Namanya udah cinta berat. Cinta mati pula mana mungkin bisa dilepaskan begitu saja. Burung yang dibeli dalam sangkar saja yang nilai tidak seberapa tidak rela melepas begitu saja. Apalagi ini orang yang lekat dihati! Manalah bisa....


Namaya cinta harus diperjuangkan. Mana ada barang berharga dapatnya mudah. Kecuali dengan cara kotor atau KKN dan itupun penuh resiko. Apalagi lihat kamu, aduh... Lisoy...lisoy....
Mana calon mertua tidak tertarik lihat kamu yang kunyu-kunyu tapi hatinya baik. Calon mertua, tingkat perfeksionisnya diatas rata-rata. Sulit dijangkau untuk mendapat restunya. Ditambah lagi kepercayaannya kepada kamu. Semlemhoyyyy....
Bagaiaman ini meruntuhkan kerasnya calon ayah dan ibu mertuaku ini? Tolong dong bantu gue, katakan padanya aku akan menjaga putri kesayangannya dengan sebaik-baiknya dan takkan kubiarkan air matanya setetespun jatuh dari matanya.


Mendapat restu kadang sulit. Apalagi ketika terjadi perbedaan status. Tambah rumitlah urusannya. Bisa-bisa batal nikah karena tidak ada restu orang tua. Mau kawin lari....? Manalah mungkin? Bisa-bisa bapaknya suruh polisi buat nangkap sang menantu yang tidak tahu diri itu. Dengan beraninya membawa kabur anak gadisnya. Lama-lama calon mertua datang kerumah sambil bawa golok.


2. Ketetapan hati untuk menjadikan pasangan jadi teman hidup.

Masalah sering terjadi setelah memutuskan menikah. Ada-ada saja yang membuat pikiran berubah-ubah. Sebagian ada yang bilang, orang yang sudah merencanakan menikah, ada saja hal yang tidak enak terjadi. Diantaranya:

- ❤ Intensitas pertengkaran-pentengkaran semakin sering terjadi. Ada saja yang diributkan. Padahal sebelumnya tidak pernah atau jarang-jarang..

- ❤❤ Godaan - godaan dari pria lain atau wanita lain.
Berasa enggak sih, apabila anda mau menikah, ada saja orang yang sok mau ngajak kenalan dengan kita. Entah apa yang merasukinya. Padahal selama ini orang tidak ada yang mau ngajak kenalan, tidak ada yang ngajak kencan, tidak ada yang mau ngajak malam mingguan, tidak ada yang ngajak curhat. Kemana aja mereka selama ini? Padahal sebelumnya kita jomblo bahkan sampai lumutan. Eh,...giliran mau merid, malah banyak yang sok mau dekatlah, sok cintalah.... Kan bangke namanya.


- ❤❤❤ Tidak tahunya anda tiba-tiba cemburu tanpa alasan.
Ada apa denganmu? Ada apa denganmu? Bukankah selama ini banyak teman yang suka ngajakin nongki bareng? kenapa sekarang rasa cemburumu tiba-tiba menyala? Kita udah mau nikah lohhh...


3. Tantangan mempersiapkan mahar bagi mempelai.

Udah tentu tahu pasti kapasitas kita, berapa uang sanggup anda kasih kepada pihak keluarganya. Emang sih, wanita tidak dapat diserupakan dengan barang yang sering terjadi tawar menawar. Calon mertua ingin anak gadisnya dihargai, tidak bisa tinggi paling tidak sewajarnya saja. Membahas biaya mahar bisa berujung sengit. Pasti calon pengantin deg-degan lah ya. Bisa bayangkan seandainya mereka gagal menikah karena ketidak-sesuaian harga (Mahar). "Kalau kamu tidak mau turunin harga aku pun tak mau beli" yang satunya lagi bilang " kalau kamu tak naikin harganya aku tak mau jual" πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„


Ini sebenarnya jualan anak atau kesepakatan mahar? Ada loh yang gagal menikah karena harga tidak cocokπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺ
Ini siapa yang di untungkan dan siapa yang dirugikan? Ini membicarakan uang atau membahas kebahagiaan anak sih? Itu orang tua mata duitan kali yaπŸ’²πŸ’²πŸ’²πŸ’²
Tega kamu, tega....


Masak enggak dipikirkan kebahagiaan anak-anaknya. Tetapi bisa saja salah satu alasan keluarga melakukan transaksi alot bahkan yang tidak masuk akal supaya anaknya tidak jadi menikah. Kasihan loh anak sudah berjuang keras, tapi tidak mendapatkan pujaan hati.
Yah,,, tapi itulah orang tua. Dia tidak suka dapat menantu yang kayak kamu, maunya yang kayak dia....
Tajir melintir. Kamu sih,,,, payah orangnya..
Kamu nawarnya terlalu murah.... Pikirkan juga ongkirnya, dan kira-kira balik modal gak? Emak-emak mana mau rugi. Semua pasti dihitung sampai karet untuk bungkusnya πŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺ



4. Ragu akan statusnya dan bungkusnya. Masih ori atau bekas?

Kan tidak mungkin direview atau unboxing. Belum sah.... Timbullah tanda tanya besar. Daripada timbul masalah baru, masalah lama dibiarkan pendam sendiri. Sampai mengucur keringat sebesar biji jagung. Pan kalau sudah selesai menikah dan ternyata tidak ori lagi, gimana? Gimana kira-kira tidak stress? Pasti kecewa. Yang diharapkan barang ORI ternyata yang diterima batang bekas, apa tidak kecewa? Mau dikembalikan, mikir besar biaya yang sudah dikeluarkan. Syukur-syukur masih barang bekas, lebih parah dapatnya bini atau suami paketan



5. Ketakukan Dialami pada di Hari H pernikahan.



Setelah dari yang pertama sampai keempat semua lolos, bukan berarti perjalanan sudah mulus. Sebelum pesta berakhir masih ada ketakutan-ketakutan lainnya:

-  Anda belum bisa pastikan acara berjalan lancar. Siapa tahu salah satu pengantin pergi secara tiba-tiba karena berubah pikiran. Ia tidak mau melanjutkan menikah dengan anda dan akhirnya pesta gagal berlangsung.


- Siapa tahu pasangan yang anda mau nikahi ternyata sudah punya keluarga. Tiba-tiba pasangannya atau salah satu dari keluarga datang mengacaukan acara pernikahan anda. Batal lagi, masalah lagi.


- Saat acara berlangsung ada kendala yang merusak acara pernikahan anda. Meski tidak batal tapi kan membuat anda malu pada undangan yang sudah hadir.


- Sedang acara berlangsung, ada musibah yang datang. Acara bisa saja batal atau separuh acara sudah selesai.

- Mungkin ada Kendala teknis lain yang mengganggu berlangsungnya acara tersebut.


Sebelum menikah perbanyaklah berdoa agar terhindar dari kendala tersebut. Anda bersama keluarga sudah berjuang habis-habisan demi mendapatkan acara yang berlangsung dengan baik. Orang yang mau menikah mengharapkan pernikahannya lancar sampai selesai.



6. Banyaknya Bisikan-bisikan dari Tetangga pengacau pikiran anda

Bagus juga kalau misalkan ada referensi dari tetangga. Tetapi harus di uji dulu kelayakan tetangga bisa dipercaya atau tidak. jangan-jangan itu tetangga hanya bisik-bisik tetangga saja yang berkeinginan merusak kebahagiaan anda. Tanpa ada bukti otentik yang membuktikan omongannya jangan mudah percaya. Ada baiknya juga berhati-hati. Gali kebenarannya siapa tahu juga kan benar. Daripada benar-benar terjadi padahal kalian udan merid. double ruginya.


Oke sekian tantangan terberat yang dihadapi calon pasangan yang akan menikah. Semoga kalian yang berencana menikah mendapat kemudahan. 
Tantangan Terberat Dialami Pasangan Yang Ingin Menikah. Mulai Dari Penolakan Sampai Bubar Acara Tantangan Terberat Dialami Pasangan Yang Ingin Menikah. Mulai Dari Penolakan Sampai Bubar Acara Reviewed by Risda Nababan on November 14, 2019 Rating: 5

Tantangan Menikah Beda Agama. Pikirkan Dampaknya Sebelum Terlanjur

October 26, 2019
Menikah dengan tidak satu iman

Kehidupan masyarakat dengan penganut beda agama sangat memungkinkan terjadinya menikah beda agama. Ini sering terjadi dengan penganut masyarakat heterogen dimana penduduknya terdiri dari berbagai agama. Meskipun seringkali terjadi perdebatan namun kadang cinta lebih kuat pengaruhnya dari ribuan nasihat. Cinta membutakan segalanya termasuk buta dengan agama. Hirarki agama yang seyogyanya sebagai nilai akan kehidupan seringkali diabaikan atas nama dan mengejar cinta. Padahal cinta tidak pernah lari dari kehidupan. Menikah beda agama dianggap sebagai situasi yang mudah dihadapi. Belum tahu dia, tantangannya


Menikah beda agama melahirkan banyak tantangan yang bisa memicu terjadinya riak-riak rumah tangga. Karena krusialnya bisa menjadi konflik besar yang tidak terselesaikan. Untuk menyentuh masalah ini super hati-hati jangan sampai terjadi keseleo dalam tindakan dan peekataan. Menikah seagama saja bila tidak sepaham dengan satu masalah bisa meruncing kemana-mana. Menikah beda agama adalah keputusan dengan resiko besar. Walaupun pada kebanyakan kejadian akan memilih agama calon pasangannya tetapi ada pula yang keuh-keuh menjalani agamanya masing-masing meskipun sudah berada dalam satu bahtera yang sama.


Adapaun Tantangan-tantangan menikah beda agama, meski harus mengorbankan beberapa perasaan dalam dirinya karena seperti peribahasa berkata bahwa cinta itu kuat seperti dunia orang mati. Kekuatan cintalah yang mrelakan segalanya walau harus berdarah-darah dan pada akhirnya ada juga yang kollabs karena tidak kuat. Inilah tantangan Menikah beda agama yang harus dipahami jauh sebelum berpacaran dimulai:



1. Akan kehilangan momen sakral dari pernikahan beda agama.

Pemberkatan pernikahan
Pemberkatan pernikahan Kristen Protestan


Yang pertama akan mencari juru nikah yang bisa melegalkan pernikahan beda agama. Tidak semua organisasi keagamaan yang mau menikahkan beda agama. Meskipun ada peluang untuk tetap bisa menikah, hanya daerah atau kota tertentu saja yang bisa mendukung menikahkan pasangan beda agama tersebut. Tiap-tiap agama memiliki aturannya masing-masing dan sebagian besar agama memiliki aturan itu tidak memperbolehkan menikah beda agama. Namun jika pun ada aturan agama tertentu yang memperbolehkan pernikahan beda agama dan telah dilakukan pernikahan secara sah dalam agama tersebut tentu dengan memenuhi unsur syarat yang ditetapkan dan negara melegalkan. Dan memang menikah beda agama aturannya sangat rumit. Di Kristen saja menikah beda agama tidaklah diperbolehkan dan sebagai kata kuncinya dilambangkan terang yang tidak mungkin bersatu dengan gelap. Karena rumitnya pernikahan ini, Untuk bisa mendapatkan izin yang lebih mudah sebagian akan memilih menikah di luar negeri.

UU pernikahan
Undang-undang pernikahan


Tentu pernikahan akan disebutkan sakral jika dilakukan sesuai apa yang dipercayai. Rasa sakral itu akan hilang esensinya jika menikah beda agama. Justru menyatu dalam satu agama - satu iman, disitulah letak sakralnya sebuah pernikahan. Jika menikah tidak bisa dengan satu iman, bagaimana mungkin disebut sakral dilakukan dengan cara sakral? Menikah itu harus ada unsur kesepadanan baru bisa didapatkan pernikahan yang sakral.



Baca juga: 6 Tips Memilih Tipe Calon Pendamping Untuk Perkawinan Ideal


Penulis pikir, menikah bukan hanya dari akta nikahnya saja, perlu juga diperhatikan orang yang berkewajiban dan berwenang untuk menikahkan. Ada nilai yang tidak normatif menikah dengan seagama. Setidaknya doa-doa yang dipanjatkan akan lebih meneguhkan kepercayaan terhadap janji suci pernikahan.


2. Akan ada kebingungan siapa yang menjadi imam dalam ibadah.

Banyak sumber menyebutkan bahwa imam ibadah keluarga adalah pria. Lantas bagaimana. Pria akan meng-imami keluarga jika agama berbeda? Istri menjadi imam atas dirinya dan suamipun begitu. Ibadah sendiri-sendiri. Anaknya?
Tergantung ikut siapa, agama ibukah atau agama bapak. Yang jelas pergi ibadahpun sendiri-sendiri. Entah bagaimana rasanya. 2 bulan 3 bulan masih enak. Kalau sudah tahunan dimana enaknya coba? Jika dalam keluarga ada anak yang terbagi-bagi, anak akan lebih condong kepada siapa dia lebih dekat atau kepada siapa anak lebih banyak melakukan interaksi.




3. Pendidikan dini kepada anak akan mengalami benturan.


Menikah beda agama


Bagaimana cara mengajarkan ketuhanan kepada anak?
Mengajarkan satu prinsip saja terkadang susahnya minta ampun apalagi kalau sampai dua prinsip. Kalau anak disuruh memilih ajaran kepercayaan mana yang akan dipilih tentu belum bisa. Orang tua yang mengajarkan pengajaran apa yang akan diajarkan kepada keluarga. Akan menjadi sebuah dilema jika menikah beda agama. Apa yang terbayang jika melihat gambaran diatas. Karena beda agama tidak hanya terjadi bagi pasangan yang sudah menikah melainkan akan turun dan diajarkan juga kepada anak-anak. Lalu bagaimana pasangan beda agama akan mengajarkan kepada anak tentang prinsip ketuhanan sedangkan orang tua tidak bisa menyatukan pandangan mereka sebelum menikah?

Orang tua bisa saja menerima kenyataan bahwa sesungguhnya pahit menikah beda agama. Tetapi anak yang lahir dari pasangan beda agama harus dipikirkan juga. Jangan rasa pahit itu dikasih kepada anak.




4. Gejala perasaan bersalah.


Ibadah dengan cara masing-masing


Sulit membuktikan dan mengungkapkan perasaan bersalah ini untuk sekedar memberi peringatan kepada orang yang memilih beda agama. Perasaan ini dirasakan dari dalam dan kemungkinan tidak terlihat. Gejala ini akan terlihat setelah terjun langsung kepada situasi, turun ke tempat kejadian. Sebelum itu terjadi, tidak akan tahu bagaimana rasanya menikah beda agama. Tidak akan sampai kesana pemikiran karena itu tadi memang tidak terlibat. Manusia belajar dari apa yang dia bisa lihat dari lingkungan. Padahal boleh jadi yang paling menyakitkan adalah yang tidak kelihatan secara kasat mata. Kalau boleh, janganlah itu dialami karena sudah melihat dari orang lain telah alami. Jangankan untuk menikah beda agama, tanpa itupun orang bisa memiliki gejala memiliki perasaan  dan pengalaman rasa bersalah. Mengabaikan nasihat orang tua bisa menimbulkan perasaan bersalah apalagi sampai menikah beda agama.



5. Berkurangnya bahkan hilangnya makna dan aroma kebersamaan disaat perayaan agama.


Disaat mengadakan acara yang berhubungan dengan keagamaan, menikah beda agama dapat menimbulkan degradasi kebersamaan. Disatu sisi akan menambrak nilai-nilai agama dari yang dianutnya, disisi yang lain melaksanakan tugas sebagai pasangan. Ada nilai yang hilang saat acara perayaan. Bagaimanapun juga kebersamaan itu akan kehilangan keleluasaan karena sifatnya menjaga nilai agama tadi. Atau hanya sekedar menjaga toleransi. Secara prinsip berbeda dan prakteknya tentunya akan berbeda. Walau sebagian yang bisa menerima, apa iya akan bisa menerima semua prosesi yang dilaksanakan?  Bila semua bagian dari prosesi bisa diikuti oleh agama yang berbeda itu bukan beda agama namanya.



6. Bisa menimbulkan konflik keluarga

Akan lebih mudah mengakhiri pernikahan beda agama ketimbang yang tidak beda agama. Kalau melihat saat memutuskan untuk menikah, jarak itu sudah terjadi. Bayangkan, apakah bisa bergandengan tangan saat berdoa bersama? Rasanya jadi lucu yah? Terlalu jauh yah jaraknya. Atau.... Bayangkan, pergi kerumah ibadah saja sudah sendiri-sendiri, pembatas itu sudah ada sejak menikah. Ini faktor yang tidak bisa dikompromikan. Mungkin kedua pasangan bisa saling menahan perasaan tetapi bagaimna dengan keluarga. Beda agama akan menjadi celah yang besar masuknya pandangan dan pendapat yang bisa dengan leluasa menjudge dan memecah belah pernikahan. Pertimbangan ini yang mesti dipikirkan jauh sebelum memutuskan menikah. Apalagi saat menikah restu orang tua sangat minim. Kalaupun direstui tentu dengan persyaratan yang panjang setelah wejangan-wejangan yang tumplek blek. Berapa lama bisa bertahan dengan tekanan dan selalu disuguhkan beberapa pertimbangan kejalur lain?


Keluarga seringkali menjadi salah satu alasan bercerai. Orang tua seringkali memata-matai rumah tangga anaknya terutama yang tidak direstui. Bila mungkin ada peluang untuk memisahkan anak dari menantunya, itu akan dilakukan. Jika terbukti salah satu diantara mereka ada tidak berkenan siap-siap dibandingkan dengan orang lain sebagai jalur pertama menanamkan rasa sakit hati. Tidak sedikit keluarga yang fanatik terhadap agama yang berbeda dengan kepercayaan yang dianutnya yang menuntut harus bisa sejalan dengan kepercayaannya tersebut.



7. Banyaknya Menerima nyinyiran dan sindiran 


Contoh nyinyiran beda agama


https://twitter.com/elizabethayudya/status/1175534177921327104?s=09


Ada-ada saja yang tidak bisa menerima dan panas hati ada anggota keluarga atau masyarakat yang menikah beda agama. Memang karena sudah menjadi penyakit dimasyarakat bila ada yang tidak sepaham akan keluar kalimat-kalimat nyinyiran dan itu salah satu resiko menikah dan beda agama. Dan memang kenyataan itu tidak dapat ditampik apalagi dari keluarga besar sendiri. Tidak mudah anggota keluarga melepaskan dan membiarkan salah satu anggota keluarganya harus jalan sendiri-sendiri. Contohnya saja ke gereja misalnya, jika yang menikah beda agama menganut agama Kristen atau katolik. Pertanyaan pun tidak bisa tidak lepas jika ke gereja sendirian tanpa pasangan. Itu contoh kecilnya saja.


8. Dapat menimbulkan kekacauan saat terjadi kematian

Semua orang pasti akan menemui ajalnya. Ada kejadian yang mengharukan sekaligus menyedihkan ketika menikah beda agama. Kalau meninggal, agama mana yang mengurusi kematiannya?
Andaikan salah satu diantaranya ada yang terdahulu sedangkan kondisinya beda agama. Bisa bayangkan betapa rumitnya sakramen yang akan dijatuhkan. Bisa-bisa terjadi kekacauan karena ada kebingungan cara penguburannya, apakah sesuai dengan kepercayaan yang sudah meninggal yang seyogyanya berseberangan dengan yang sedang menghadapi kejadian. Bagaimana pula apabila anak saling berbeda pendapat? Penyatuan ini akan mengakibatkan persetegangan urat.

Pada intinya banyak keruwetan yang ditemui dalam pernikahan beda agama. Ini yang terlihat secara umum. Belum lagi keruwetan-keruwetan lain yang tidak ada hubungannya dengan menikah beda agama. Kalau bisa memilih yang sederhana dan tidak ruwet kenapa harus memilih yang ruwet. Toh jodoh pilihan masing-masing, dan Tuhan pasti menyediakan jodoh yang seiman, karena Tuhan tidak pernah ingin menyusahkan umatnya dengan pernikahan yang ruwet nan rumit. Hanya terkadang manusia terlalu nafsu sehingga dibutakan sendiri oleh nafsunya dan ujungnya menyusah mereka sendiri.
Tantangan Menikah Beda Agama. Pikirkan Dampaknya Sebelum Terlanjur Tantangan Menikah Beda Agama. Pikirkan Dampaknya Sebelum Terlanjur Reviewed by Risda Nababan on October 26, 2019 Rating: 5

30 Model Baju Pengantin Paling Unik Untuk Acara Pernikahan.

October 14, 2019
Model Baju pernikahan, Kebaya pernikahan , Dress Pernikahan
Baju Pernikahan Adat Tradisional Daerah berpadu dengan Kebaya Nusantara (Kiri : Ulos Batak // kanan: Songket Palembang

Terlepas dari pemilihan kain, model baju, karakteristik bahan dan aplikasi yang digunakan untuk menghasilkan siluet. Baju pengantin adalah bagian dari identitas dari pernikahan itu. Beberapa baju pengantin mengalami modifikasi dan pembaharuan sesuai selera. Ada juga akibat dari pengaruh dari budaya luar yang mencoba mengadopsi dan menampilkan pada pakaian pernikahan sehingga baik sedikit maupun banyak bahkan hampir dari keseluruhan dari baju pernikahan itu mengalami desersi.





Di abad ke - 19, baju pernikahan masih dominan dengan pakaian budaya lokal dan masyarakat setempat. Begitu masuk abad 20, seiring perubahan jaman, perkembangan dunia fashion semakin maju maka model baju pernikahan pun mengalami perkembangan dan perubahan. Dan perubahan itu kebanyakan di adopsi dari budaya timur tengah dan budaya timur. Budaya lokal seakan terpinggirkan dan mengalami degradasi.



Kendati banyak pengantin yang adopsi model baju pernikahan dari negara lain tetapi sebagian masyarakat yang masih mempertahankan dan berusaha menampilkan budayanya lewat baju pernikahan tetap kita apresiasi. Mereka menjaga keaslian identitasnya meskipun dianggap kuno. Soal identitas tidak ada istilah "Kuno dan ketinggalan jaman".  Sebab keunikan tergambar dari sesuatu yang berbeda dari kebanyakan orang 



Kebaya Ulos Batak Ragi Hotang Ulos Saput
Baju pernikahan pengantin kepercayaan Parmalim di Sumatera Utara kabupaten Toba Samosir.  Penggabungan unsur nusantara dan unsur etnik. Video  Perkawinan kepercayaan Parmalim ini sempat viral karena konsepnya mengusung adat dan pakaian tradisional yang bahkan baru pertama kali pakaian pernikahan ini terekspos ke publik. Dan keunikan pakaian ini menjadi daya tarik bagi orang yang akan melangsungkan pernikahan selain dari sisi kesederhanaan tetapi tidak menghilangkan nilai suatu etnik yang dibawa.



Beberapa desainer ternama mencoba memadukan beberapa jenis kain untuk menciptakan sebuah model baju pernikahan yang istimewa supaya terlihat unik dan istimewa dihari pernikahan yang bersejarah itu. Kendati beberapa orang tetap mempertahankan budaya dari leluhurnya yang sudah turun temurun yang diteruskan kepada anak-cucunya untuk menjaga kesakralan dan kelestarian dari budaya berbusana daerah dari leluhurnya dengan maksud untuk menjaga intensitas dari budaya itu sendiri.




Selain itu ada juga yang memodifikasi bahkan menjiplak secara keseluruhan model baju pengantinnya. Dengan menjiplak dan mengadopsi baik sebagian maupun secara keseluruhan model pakaian pernikahan dari luar seperti misalnya Timur tengah, Eropa, dan Asia untuk mendapatkan baju pernikahan di acara pernikahan yang berkesan. Baju pengantin menonjolkan ciri khas sesuai dengan karakter dari pengantin. Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, sangat memperhatikan busana yang akan dikenakan di momen berharga tersebut. Meskipun dengan mempertaruhkan nilai sosial untuk mempertahankan tradisi dan budaya. Pernikahan adalah sebuah acara yang sakral dan nilainya sangat di junjung tinggi. Sebab kehidupan seseorang bisa menjadi salah satu ukuran untuk melihat status sosial tersebut.




Model Baju pernikahan, Kebaya pernikahan , Dress Pernikahan



Untuk pemilihan pakaian pernikahan, barangkali dibutuhkan saran dan tangan orang lain jangan sampai dalam pemilihan terjadi kesalahan dan kekeliruan. Tak jarang calon pengantin mengkonsultasikan hal ini kepada pakar busana. Alih-alih untuk mendapatkan hasil yang bagus dan elegan. Berikut ini beberapa pakain pengantin yang dapat menjadi rekomendasi dari blog ini. Walaupun sebenarnya banyak model baju pengantin tetapi inilah yang berhasil saya rangkum sebagai pakaian pengantin ynng unik kerana menyangkut beberapa aspek .




Model Baju pernikahan, Kebaya pernikahan , Dress Pernikahan






Model Baju pernikahan, Kebaya pernikahan , Dress Pernikahan







Model Baju pernikahan, Kebaya pernikahan , Dress Pernikahan

Baju yang pakai oleh Syahrini dalam acara resepsi pernikahan.






Model Baju pernikahan, Kebaya pernikahan , Dress Pernikahan
Baju pernikahan adat Bali

Pakaian pengantin yang dikenakan saat acara pernikahan di Bali dengan membawa unsur adat Bali di busana tersebut.  Tampil cantik elegan dengan perpaduan warna warni khas songket Bali dengan mengusung warna cerah mampu menghidupkan suasana dalam acara pernikahan. Pakaian adat Bali ini bisa mewakili beberapa busana adat daerah masing-masing suku ditanah air sebagai bukti bahwa Indonesia adalah negara dengan kekayan budaya dan keragaman adat istiadat didalamnya.
Keragaman  dan kekayaan budaya dapat dijadikan sebagai nilai tambah di saat menggelar acara pernikahan.







Model Baju pernikahan, Kebaya pernikahan , Dress Pernikahan

Perpaduan kebaya dengan batik dikenakan oleh Ayu Dewi di acara pernikahan, terlihat cantik dan elegan.






Model Baju pernikahan, Kebaya pernikahan , Dress Pernikahan







Model Baju pernikahan, Kebaya pernikahan , Dress Pernikahan

Baju ini digunakan saat menggelar acara pernikahan di ujung timur Indonesia. Terlihat unik






Model Baju pernikahan, Kebaya pernikahan , Dress Pernikahan

Perpaduan warna gelap dengan kuning emas terlihat elegan dan unik. Pakaian ini digunakan dalam acara pernikahan dengan konsep adat Jawa di Jawa tengah.








Model Baju pernikahan, Kebaya pernikahan , Dress Pernikahan

Baju pengantin yang dikenakan oleh Irish Bella dalam acara resepsi pernikahan





Model Baju pernikahan, Kebaya pernikahan , Dress Pernikahan
Perpaduan kebaya sebagai atasannya dan songket tenun daerah sebagai bawahannya (rok)







Model Baju pernikahan, Kebaya pernikahan , Dress Pernikahan
Baju pernikahan adat Betawi

Pakaian pengantin Betawi dipakai dalam acara perkawinan atau yang disebut pakaian adat. Pakaian ini merupakan pembauran dari budaya Tionghoa, Arab dan barat. Parpuduan warna merah mencolok yang mengobarkan semangat. Terdiri dari kain buludru dengan selendang dari benang emas. Pakaian yang dikenakan oleh wanita disebut sebagai dandanan care none pengantin cine sedangkan untuk busana adat yang dipakai pria disebut dandanan care haji.

Dandanan care none pengantin cine terdiri dari blus bergaya China. Terbuat dari satin berwarna cerah dipadukan dengan rok model putri duyung sebagai bawahannya .







Model Baju pernikahan, Kebaya pernikahan , Dress Pernikahan









Model Baju pernikahan, Kebaya pernikahan , Dress Pernikahan







Model Baju pernikahan, Kebaya pernikahan , Dress Pernikahan
Baju pengantin simple  dan modern







Model Baju pernikahan, Kebaya pernikahan , Dress Pernikahan
Baju ada Kalimantan - suku Dayak













Model Baju pernikahan, Kebaya pernikahan , Dress Pernikahan












Model Baju pernikahan, Kebaya pernikahan , Dress Pernikahan











Model Baju pernikahan, Kebaya pernikahan , Dress Pernikahan






Model Baju pernikahan, Kebaya pernikahan , Dress Pernikahan
Kebaya batik Indonesia

30 Model Baju Pengantin Paling Unik Untuk Acara Pernikahan. 30 Model Baju Pengantin Paling Unik Untuk Acara Pernikahan. Reviewed by Risda Nababan on October 14, 2019 Rating: 5

Perlengkapan Pernikahan Yang Wajib Dipersiapkan Di Acara Resepsi Pernikahan Istimewa.

September 30, 2019
Menyediakan perlengkapan mulai akad sampai resepsi pernikahan.

Mengapa orang yang merencanakan pernikahan seringkali stress memikirkan biaya yang selangit? Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan perlu di support dana yang tidak sedikit. Sebelum mempersiapkan pernikahan ada banyak tetek bengek produk-produk perlengkapan pernikahan yang wajib dibeli dan disewa oleh calon pengantin di hari pernikahannya. Mulai dari aksesoris, biaya makan tamu sampai sewa gedung. Ke semua itu harus dipersiapkan sebaik mungkin, semua itu harus hadir dalam daftar pengeluaran yang walau jumlahnya kecil tetapi bila di total-total bisa sampai jutaan bahkan puluhan juta rupiah. Disinilah kadang-kadang orang tanpa mereka sadari budget yang sudah mereka siapkan bisa meleset dari perkiraan. Jumlahnya bukan menurun dari yang malah menanjak bak roket. Belum lagi permintaan pihak keluarga yang mengharuskan beli ini itu dan harus di turuti. Kadang pihak keluarga tidak begitu paham dan mengerti tentang kondisi keuangan calon pengantin. Menganggap orang yang akan menikah memiliki uang yang begitu banyak sehingga menjadikan calon pengantin menjadi ajang kesempatan untuk menuruti keinginannya. Misalnya untuk membeli seragam. Tahu sama tahulah, iya kan☺☺☺☺☺

Kadang tidak sadar, ternyata anggota keluarga sendiri ada juga yang menambah beban pengeluaran calon pengantin, lho. Tapi sudahlah kita sekedar memperingatkan jika ada anggota keluarga yang akan menikah, cobalah belajar memahami kondisinya supaya tidak membebani mereka tetapi sebaliknya supportlah mereka dengan segala upaya yang bisa anda lakukan.


Apa saja perlengkapan pernikahan yang harus dipersiapkan dengan matang jangan sampai gara-gara hal kecil yang kalian abaikan dapat merusak kebahagiaan anda dan membuat anda dan keluarga malu? Kalau di artikel lain ada yang sudah membahas tentang cara mempersiapkan pernikahan supaya tidak dibully. Ada beberapa aspek disana dijelaskan apa saja persiapan menikah. Ini adalah lanjutan dari persiapan tersebut supaya anda yang sudah dan sedang merencanakan pernikahan dalam waktu dekat, terlebih dahulu mengetahui semua kategori perlengkapan produk pernikahan yang tidak boleh terlupakan. Semuanya harus tertangani dengan baik. Jangan karena setitik nila rusak susu sebelanga.


Sebelum sampai kepada hari H, anda wajib croscek satu persatu list produk perlengkapan nikah anda. Sejauh mana kesiapan tertangani, apakah semuanya sudah rampung atau masih ada yang masih kurang dan di bereskan? Jika dulu generasi terdahulu bisa dengan modal nekat, modal suka sama suka lalu memutuskan menikah. Atau anda mau seperti itu? Nggak jaman lagi bro. Atau dalam pikiran, sudah ambil sahnya aja. Jangan!!! Nanti anda tidak siap menjalaninya. Sudah berbeda sekarang dengan dulu. Jauh malah. Pernikahan tidak bisa dianggap remeh. Jaman sekarang susah menghadapi orang akibat pengaruh media sosial. Pikirkan pernikahan lebih dari kata sah. Dulu, waktu jaman ibu - bapak kita, tidak ada beban moral untuk pernikahan sekalipun tidak ada persiapan yang matang sama sekali. Apalagi yang di jodohin. Jangan tanya.... Yang penting sah, karena yang datang ke acara pernikahan  hanyalah  keluarga dekat dan inti dan juga dihadiri oleh sedikit saja dari teman. Tapi anehnya orang tua kita adem-adem saja pernikahannya. Segala kekurangan dapat ditutupi dengan rapat dan hanya diketahui oleh segelintir orang yang sebagian besar adalah keluarga dan orang yang datang di acara pernikahan tersebut. Tidak seperti sekarang kebanyakan curhat, kebanyakan posting dan pamer, dimedsos lagi. Umbar kekurangan sendiri pun tidak ada malunya. Santuiii anak millenial....


Inilah produk-produk perlengkapan pernikahan yang wajib ada dan disiapkan jauh-jauh hari menjelang dihari pernikahanmu.




1. Baju pengantin atau baju pernikahan.

Perlengkapan pernikahan

Baju pernikahan adalah saksi bisu pernikahan anda. Sudah menjadi tradisi dan lazim digunakan oleh orang di belahan dunia manapun, karena baju pengantin adalah salah satu simbol dari sebuah pernikahan. Nah, usahakan kalian yang akan menikah punya baju pengantin ya. Biar ada sejarahnya nanti kalau sudah tua dan punya cucu. Nanti anda akan bangga mengenang masa itu.  Baju pernikahan ada yang disesuaikan dengan adat, budaya atau sekedar mencaplok budaya lain. Sah-sah saja. Intinya baju pernikahan adalah simbol dari kebesaran pernikahan itu. Maka milikilah baju pengantin disaat acara pernikahan sesederhana apapun itu.


Beberapa negara menonjolkan sisi peradaban di suatu negara tersebut yang diasosiasikan dalam sebuah pakaian pernikahan. Jadi selain pakaian pernikahan yang diadopsi dari beberapa negara atau beberapa kelas desainer dan hasil pemikiran yang diterjemahkan dalam pemilihan baju saat pernikahan, baju kebesaran atau baju daerah juga hadir sebagai konsep dalam pernikahan tersebut


Beberapa kalangan tertentu mempersiapkan beberapa baju buat diganti-ganti pada saat acara dan resepsi pernikahan berlangsung. Jadi tidak ada salahnya menggelontorkan dana besar khususnya untuk baju pernikahan. Itu bagi yang mampu ya. Kalau rezekinya masih dikandung badan, satu baju pun tetap berbangga. Hakekat pernikahan bukan terletak pada banyaknya dan seringnya gonta-ganti pakaian.



2. Harus ada penghulu/ pendeta/ pastor/ pandita atau guru spiritual untuk menikahkan .

Pemegang jabatan ini ditentukan hadir di setiap acara perkawinan. Tanpa keterlibatan orang-orang ini bisa dikatakan pernikahan yang sudah berlangsung tidak sah. Orang-orang ini selain sebagai saksi yang mengokohkan sebuah pernikahan juga mewakili kehadiran negara untuk melindungi masyarakat dari hukum sebagai hukum yang melindungi sebuah keabsahan sebuah pernikahan serta membantu menyemaikan surat-surat pernikahan.





3. Mencetak undangan kepada para tamu yang akan menghadiri acara pernikahan.

Persiapan pernikahan

Jauh-jauh hari undangan pernikahan sudah harus didesain dan dipesan ke bagian percetakan. Di percetakan pun undangan bisa mengalami masalah teknis. Semua harus diantisipasi jangan sampai ada yang kebobolan. Tentukan orang-orang yang akan diundang dan setelah dikompromikan kepada pihak keluarga berapa perkiraan jumlah undangan yang disebarkan. Mengingat undangan adalah bagian penting dalam pernikahan. Tamu yang akan diundang mungkin berada di luar negeri atau di luar kota, segera harus dikirimkan.


4. Gedung dan panggung, pelaminan tempat dilaksanakannya acara pernikahan.

Persiapan pernikahan + pelaminan +dekorasi

Pemilihan gedung sebagai tempat digelarnya resepsi perlu diperhatikan kapasitasnya dan kemudahan untuk menjangkau. Sebagian besar tamu yang datang berasal dari lokasi yang berbeda dan jauh. Jika tempat yang dipilih sulit dijangkau maka tamu bisa saja tidak akan sampai ke lokasi karena kesasar dijalan dan akhirnya pulang dengan rasa kecewa. Tentu kejadian seperti ini tidak ingin terjadi. Sesuaikan juga kapasitas ruangan sesuai perkiraan jumlah undangan yang akan datang mengacu pada undangan yang sudah disebarkan.


Untuk menghindari bekerja dua kali, jika gedung menyediakan fasilitas panggung, sebaiknya dibooking bersamaan. Biasanya akan lebih murah. Booking lah tempat jauh-jauh hari. Apalagi jika menjelang musim kawinan, sulit mendapatkan tempat yang sesuai dengan keinginan. Karena manusia juga ada musim kawin πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†




5. Pemilihan catering pernikahan.

Catering jamuan makan di acara pernikahan

Tamu yang sudah diundang harus dijamu bak tamu kehormatan. Bukan saja mereka sudah datang dengan sukarela menyaksikan momen bersejarah anda, tetapi tentu mereka juga membawa sesuatu untuk kebahagiaan bagi anda. Tamu yang anda undang turut berbahagia dengan anda walaupun diantara para tamu ada yang membawa beban dari rumah masing-masing dan berusaha menyembunyikan itu dari hadapan anda. Sebagian juga ada yang menghabiskan waktunya menyaksikan dan menyelesaikan tugas keluarga supaya nama baik keluarga anda tetap terjaga.


Banyak tamu yang suka bertahayul dan berfilosofi dengan suka mengait-ngaitkan makanan pesta dengan kehidupan pengantin. Walaupun sebenarnya tidak ada hubungannya dengan makanan tetapi tetap masih ada yang masih percaya mitos. Bukan hanya itu saja, makanan yang dihidangkan dimeja tamu seringkali menjadi alat ukur seseorang untuk menilai pesta pernikahan anda. Usahakan tamu jangan sampai kekurangan bahan makanan dan minuman. Lebihkan porsi makanan untuk tamu undangan ya, jangan sampai ada tamu yang pulang dengan perut lapar. Jangan sampai ada orang yang menuding pernikahanmu tidak dipersiapkan dengan baik. Kalau untuk masalah jenis masakan dan rasa relatif lah karena rasa tidak selalu sama di lidah setiap orang.



6. Penata rias pengantin atau salon kecantikan.

Makeup pengantin

Photo pernikahanmu akan dipajang di media sosial dan semua mata akan tertuju kepadamu. Momen itu akan dikenang sepanjang masa. Tentunya harapanya akan terlihat cantik dihadapan para tamu. Yah namanya momen sekali seumur hidup. Ini memang akan sedikit terdengar agak lebay 😊 tetapi saya akan membahasnya disini. Bercermin dari yang sudah pernah terjadi dan faktanya ada, kesalahan  pemilihan perias pengantin dapat merusak seluruh bagian dari rangkaian pernikahanmu. Sedih kan? Harus mendapat bully-an dari mana-mana. Padahal masalahnya sederhana tapi fatal. Mau marah, marah sama siapa memang fakta? Mau membela diri, tapi apa daya hanya sendiri. Lebih banyak mereka sebenarnya bukan menyerang hanya menyampaikan fakta dan pendapat. Cek story disini https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2409154812662547&id=1679988325579203


Perias pengantin yang tidak profesional, dapat membuat acara pernikahan anda jadi bully-an karena menghasilkan riasan seperti muka kena bogem, dodol lapuk, badut, atau seperti hantu. Kalau sudah masuk ke ranah publik, bisa stress menghadapinya. Para pembully kenyataannya kejam dalam menyampaikan pendapat yang datang bertubi-tubi.

Carilah perias yang memiliki fasilitas yang paling lengkap, itupun kalau budgetnya besarπŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—. Kalau cuma budget yang pas-pasan, cari yang biasa saja tapi profesional ya, jangan yang abal- abal supaya anda dapat paket yang lengkap ( sanggul, bunga sanggul pengantin yaitu bunga melati hidup biar wanginya semerbak), tusuk konde dan semuanya dan menghasilkan riasan wajah yang cantik.



7. Cincin pernikahan.

Cincin pernikahan + cincin kawin

Cincin pernikahan adalah sebuah simbol penyatuan dua insan (ikat janji) untuk saling mencintai, menerima apa adanya pasangan dalam hal apapun. Cincin pernikahan biasanya berupa emas atau permata. Kenapa emas dan permata? Kedua benda ini adalah lambang kemurnian sekalipun ditempa dan dibakar benda ini tetap tetap murni dan bersinar. Seperti itulah harapan pernikahan setiap pasangan tetap kokoh selamanya. Emas dan Permata adalah barang berharga yang tidak akan pernah dibuang. Kecuali orang itu bodoh, mungkin akan di buang dan diinjak-injak.



8. Menyiapkan mahar kepada calon mempelai dan mertua.

Mahar banyak macamnya, ada yang berupa uang tunai/ cek, emas, rumah, mobil atau juga binatang. Biasanya, besarnya mahar tergantung kesepakatan kedua belah pihak dan menurut kesanggupan pihak pemberi mahar. Tetapi walaupun ada kata "kesepakatan" tidak serta merta penentuan nilai mahar berjalan mulus. Ada beberapa kejadian ketidaksesuaian nilai mahar yang di tetapkan kedua belah pihak akhirnya berujung batal nikah. Hayo, siapa yang pernah mengalami ini,,, gimana rasanya bila ini sampai terjadi. Bukan saja anda akan menunda pernikahan tetapi bisa berujung gagalnya anda menikah.


Barangkali supaya ini tidak sampai terjadi, banyak-banyaklah cari uang buat melamar anak orang, bila perlu sering-sering bujuk rayu calon pendampingmu dan calon mertuamu supaya tidak terlalu tinggi buat tarif anaknya πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…. Kantong tebal dapat menghindari lawan dan saingan menyalib dari depanmu.



9.  Siapkan fotografer atau dokumentasi.

Photography + cameraman + video pernikahan

Fotografer dan dokumentasi adalah bagian dari acara termasuk pernikahan. Seluruh rangkaian acara pernikahan harus didokumentasikan dengan baik dan dengan kualitas tinggi. Tidak lengkap rasanya tanpa profesional ini. Dari mulai prewedding sampai pernikahan suatu kewajiban menyewa mereka diacara pernikahan.



10. Siapkan Musik dan MC dan Penyanyi untuk menghibur tamu dan menghidupkan suasana.

Apa jadinya sebuah acara pernikahan jika tidak ada sentuhan musik. Meskipun tanpa hingar bingar akan tetapi sentuhan musik syahdu nan romantis mampu menghidupkan suasana hati para tamu undangan. Musik membuat hati undangan menjelma menjadi bahagia. Ditambah lagi jika mengundang penyanyi yang membuat orang yang hadir larut dalam kebahagiaan. Jika mampunya hanya sewa biduan kampung, tidak masalah. Atau hanya mampu sewa organ tunggal, kenapa tidak?


11. Persiapkan dan bentuk panitia di acara pernikahan.

Anda dan keluarga anda tidak bisa bekerja sendirian. Perlu orang lain untuk membantu mempersiapkan acara anda. Orang-orang ini nantinya yang akan mempersiapkan dan mengatur jalannya acara sekaligus mempermudah hidup anda. Menghandle bagian-bagian yang tidak mungkin anda tangani pra dan saat acara berlangsung. Fokus anda tidak cukup terarah untuk mengerjakan semua bagian untuk mengurusi dan menangani ratusan bahkan ribuan orang. Anda perlu membentuk panitia untuk membantu anda. Atau meminta tetangga bergotong royong untuk mempersiapkan segala sesuatunya jika anda tidak mau membentuk panitia resmi.



12. Pernak-pernik pernikahan.

Pernak-pernik pernikahan


Ini adalah bagian-bagian kecil yang melengkapi prosesi pernikahan anda. Ialah pernak-pernik pernikahan namun wajib ada. Mungkin hanya rangkaian benda-benda kecil namun kehadirannya lebih dari sekedar pelengkap semua produk-produk perlengkapan pernikahan. Cara pemilihannya pun tidak kalah penting serta biaya untuk mempersiapkan rangakaian kecil ini membutuhkan biaya yang besar juga. Untuk jenis aksesories dan pernak pernik pernikahan silahkan buka linknya Aksesoris Dan Pernak - Pernik Pernikahan Yang Tidak Ketinggalan Pada Saat Acara Dan Resepsi Pernikahan   disini ⇦⇦ya .


Bagi kamu yang akan kesana mungkin pusing dan bahkan ketakutan. Soalnya banyak sekali yang harus dipersiapkan dan harus terpenuhi. So tidak usah takut kita akan bantu untuk mempersiapkannya. Bacalah seluruh rangkaiannya biar anda enjoy menjalaninya.
Perlengkapan Pernikahan Yang Wajib Dipersiapkan Di Acara Resepsi Pernikahan Istimewa. Perlengkapan Pernikahan Yang Wajib Dipersiapkan Di Acara Resepsi Pernikahan Istimewa. Reviewed by Risda Nababan on September 30, 2019 Rating: 5

Tips Persiapan Menikah. Hindari Bullying Bahkan Setelah Acara Pernikahan

September 30, 2019
Mempersiapkan pernikahan seumur hidup

Tips mempersiapkan pernikahan -  Jaman sekarang sangat mudah menyebar berita tentang seseorang. Kehidupan manusia dengan sifat gaya hidup serba gadget, apa-apa begitu cepat menjalar termasuk anda yang akan menikah dalam waktu dekat. Mungkin saja berita itu juga berasal dari anda, bukan? Bukan hanya mengekspos cerita tentang pernikahan untuk sekedar eksis tetapi juga orang disekitar anda yang peduli sekedar untuk mengenang masa itu dikemudian hari atau bahasa yang sering ditulis "supaya diingatkan lagi tahun depan" dan begitu seterusnya. Siapakah mereka? Orang yang mencintaimu dan orang yang membencimu. keduanya sangat relevan untuk menyebarkan tentang gaya pernikahan anda. Kalau orang perduli maka akan memosting dengan tujuan baik. Itupun akan mendapatkan komentar yang berbeda dan bisa juga sesuai kepentingan. Namun berbeda jika memosting karena benci, maka orang tersebut akan berusaha memberi pancingan untuk menggiring opini, mencari nilai minus dari pernikahan tersebut. so, untuk meminimal kekurangan maka kamu harus mempersiapkan pernikahan anda dengan sebaik mungkin.


Mempersiapkan pernikahan tidaklah sesulit merencanakan pernikahan.

Tentu anda tidak mau momen yang anda tunggu-tunggu pertama dan terakhir untuk seumur hidup terjadi begitu saja. Bagi hampir semua pasangan yang sedang mempersiapkan pernikahan, berharap  kesempatan ini tidak akan pernah terjadi lagi sehingga setiap orang berupaya semaksimal mungkin untuk mendukung bahkan rela mengeluarkan gocek yang sangat dalam untuk membuat unsur pernikahan berhasil sesuai keinginan dan dikenang seumur hidup. Pernikahan itu akan dikenang seumur hidup jika ia tetap harum dan tetap berdiri kokoh. Beberapa orang terkemuka berusaha membuat momen pernikahannya begitu istimewa tentu tujuannya membuat mereka bangga atas pencapaian mereka apalagi dibarengi setelah pernikahan, mendapatkan pernikahan yang langgeng dan bahagia. Tanpa Pernikahan yang langgeng, pernikahan yang kuat, persiapan sebesar apapun tidak akan ada gunanya.


Sudah panjang lebar, kita akan bahas beberapa persiapan sebelum melangsungkan pernikahan.



1. Persiapan Mental.


Apa tujuannya anda harus mempersiapkan mental sebelum menikah? Pernikahan itu berbicara membangun sebuah hubungan jangka panjang, dimulai dari persahabatan terus berlanjut kepada hubungan yang besar. Dimulai dari anda berdua sampai kepada keluarga besar. Tujuan menikah adalah membangun dan menyatukan perbedaan perbedaan, perbedaan baik mental, secara fisik, emosional dan spiritual untuk menariknya menjadi satu komponen di dalam layanan pernikahan. Persiapan mental ini untuk menyediakan perspektif yang unik untuk persiapan dengan metode perencanaan pernikahan yang kuat.


Menjadikan dua orang yang berbeda menjadi satu tidaklah mudah. Ada fase-fase yang membuat pikiran dan perasaan anda terasa rumit dan menguras segala tenaga. Anda dipaksa berpikir keras untuk melahirkan kreatifitas untuk menciptakan hubungan yang solid diantara banyak perbedaan. Sesuatu yang sulit. Mental anda di uji. Tetapi anda harus tetap menjaga supaya pernikahan anda tetap langgeng seumur hidup. Didalam tekanan anda tetap bersikap bijaksana untuk mengkomunikasikan segala sesuatu dengan pasangan. Komunikasi adalah jembatan penghubung bagi pernikahan anda.



2. Siap menghadapi konflik.


Berlanjut dari kasus pertama, penyatuan antara dua pribadi seringkali mengalami tantangan dan rintangan. Bukan hanya masalah ketidakkecocokan soal sifat, emosi, mental dan perilaku. Untuk mendapatkan restu dari orang tua terkadang menjadi masalah bagi sebagian orang. Ada bebarapa memilih kawin tanpa restu dari keluarga. Memutuskan kawin lari. Itu baru satu kasus. Sebagian orang beranggapan pernikahan bisa bahagia dan langgeng tanpa restu dari orang tua. Meskipun mengalami penolakan tetap nekad untuk menikah. Ada juga menikah harus menunggu restu dari orang tua. Harus rela menunggu lama walau harus mengorbankan banyak waktu. Tetapi disini kamu bisa di uji apakah kamu siap menerima semua konsekuensi dari hubungan itu?

Setelah masuk pernikahan, masalah baru satu persatu mulai muncul. Kita mengira pernikahan itu semulus jalan tol, nyatanya tidak. Bukan hanya kerikil tajam yang kalian jumpai, ternyata kawat berduri dan pecahan beling banyak bertabur bahkan bom pun ada. Dan jika tidak mampu menjinakkan suatu saat bisa meledak. Hancurlah pernikahan itu.


Tidak mudah menghadapi konflik yang terjadi dalam rumah tangga. Tetapi bukan berarti tidak mungkin tidak bisa diatasi. Perlunya menjaga komitmen dan kesiapan menghadapi konflik untuk menghindari terjadinya perceraian saat hal itu terjadi dan tidak buru-buru saling menyalahkan dan saling menyerang. Kamu yang belum pernah menikah dan sedang menuju kesana, saya beritahu disini banyak kekurangan-kekurangan dan banyak yang akan terjadi yang akan kamu temukan setelah kamu menikah. Tetapi tidak lantas saling menyalahkan dan berhenti sampai disitu. Ada langkah-langkah preventif yang harus ditempuh supaya pernikahan itu bisa tetap bertahan. Andalah yang menjaga supaya dalam rumitnya rumah tangga, ada pijakan untuk mempertahankan pernikahan itu sekalipun guncangannya begitu keras menghantam. Segala sesuatu perlu dibicarakan apapun masalahnya. Yang terpenting, saat masalah terjadi anda tetap bisa bergandengan tangan saling mensupport satu sama lain dan berdoa bersama. Berdoa buat pernikahan anda tetap bertahan.



3. Tentukan arah dan tujuan Pernikahanmu


Banyak pernikahan yang gagal karena tidak pernah siap menghadapi konflik keluarga. Pernikahan diusia 6 tahun kebawah menurut pendapat sebagian besar masyarakat akan sering mengalami konflik. Tahap ini adalah tahap pengujian sebuah hubungan, masa transisi. Kebiasaan dan kenyamanan mulai terusik. Anda terkejut melihat penampakan dihadapan anda. Ternyata berbeda 180°. Tidak heran di umur ini awal-awal adaptasi sedang terjadi. Di umur ini pula sering terjadi perceraian disebabkan berbagai alasan dari yang masuk akal sampai yang tidak masuk akal, mulai dari cinta segitiga, masalah keuangan, masalah sulitnya penyatuan karena terlalu banyaknya perbedaan yang tampak sampai kepada hasutan dari pihak lain termasuk orang tua. Maka sangat jelas bahwa berumah tangga itu tidak mungkin tidak ada masalah dan tidaklah mudah.


Balik lagi ke topik pembahasan, sebelum memutuskan untuk menikah, setelah kamu membaca resiko dalam berkeluarga, karena tidak mungkin tidak ada konflik, maka tentukan arah dan tujuan pernikahanmu, rencanakan dalam - dalam sebelum anda sampai kesana. Ini penting mengingat dampak dari sebuah konflik bisa berujung pada Penyebab terjadinya perceraian dan akhirnya saling menyakiti dan mengorbankan anak-anak tentunya. Perencanaan dan persiapan sebelum menikah begitu penting sebagai pondasi disaat terjadi konflik. Dan usahakan jangan sampai terjadi konflik berkepanjangan karena itu dapat berdampak timbulnya pikiran untuk keluar dari pernikahan. ingatkan satu sama lain akan tujuan awal pernikahan. Dan itulah tujuan adanya perencanaan dan kesiapan pernikahan yang matang.




4. Siapkan calon mempelainya, adalah calon suami atau istri (laki-laki dan perempuan).


Kalau salah satunya belum ada, cari dulu yang serius dan tentu paketannya sudah lengkap. Anda bisa ikuti Langkah-langkah memilih pasangan yang sepadan sehingga nantinya anda menemukan pasangan yang ideal untuk pernikahan anda. Bagaimana anda akan menikah jika objeknya belum ada, tidak mungkin bisa terjadi pernikahan. Jadi hal yang perlu anda lakukan tentukan dulu orangnya yang memang benar mau menikah dengan anda. Syaratnya adalah ada laki-laki dan perempuan. Kalau keduanya belum ada, tunda dulu acara pernikahannya. Yang boleh menikah syaratnya adalah harus berjenis kelamin yang satu laki laki dan satunya lagi perempuan. Nah, kalau perempuannya sudah ada tapi yang satunya banci/bencong atau sebaliknya sudah ada prianya tapi yang satunya bencong atau banci? Tidak bisa. Tunggu jelas dulu kelaminnya. Repot nantinya. Yang sudah jelas saja masih sering terjadi bentrok apalagi yang tidak jelas atau abu-abu, bisa hancur tak bersisa. Doakan pilihanmu dan pastikan apakah itu jodohmu atau bukan. Jangan-jangan bukan itu pilihan yang tepat untuk pernikahanmu. Doa bisa membantumu mengatasi pernikahan dengan orang yang salah.




5. Punya kemauan dan siap beradaptasi.


Menyatukan dua pribadi yang berbeda tidaklah mudah, sobat. Apalagi berasal dari karakter yang berbeda-beda. Jika tidak ada yang saling mengalah bisa bayangkan apa yang terjadi. Dalam pernikahan itu ada aturan dan mungkin berbeda dari kebiasaan dan prinsip anda. Satu-satunya cara adalah harus ada yang dipangkas dan dihilangkan dan harus ada yang tanam. Tidak mudah menghilangkan sesuatu yang sudah tertanam apalagi sudah mendarah daging. Sama halnya dengan sebuah pohon yang sudah lama tumbuhnya. Akar-akarnya sudah merambat kemana-mana. Untuk mencabutnya tidak mudah. Harus ada yang dikorbankan. Ada yang tercabut. Sifat-sifat yang dibawa waktu lajang ada yang diacak-acak dan itu pasti tidak enak. Tetapi jika kebiasaan itu tidak baik dalam pernikahan tetap harus dibuang bila ingin pernikahan tetap bertahan. Makanya tidak heran ketika waktu pacaran kelihatan tidak ada masalah. Iya, kenyataannya memang demikian. Sebab, tidak semua orang bisa jujur saat masa pacaran. Atau memang berusaha terbuka, tetapi pasangan melihat dari sisi yang berbeda sehingga pemikirannya tidak atau belum bisa menerima maksud dari kejujuran itu.


Begitu masuk pernikahan baru mulai melihat apa yang dirasakan dan dialami masa pacaran berbeda setelah menikah. Iya sih kamu tidak membuka mata saat itu. Atau pura pura tidak melihat karena cinta lebih kuat daya tariknya dari pada saat anda membuka pemikiran. Nah perbedaan perbedaan ini yang harus bisa diterima dan mencoba beradaptasi. Namanya juga beradaptasi pasti ada yang tidak enaknya. Tetapi lama-kelamaan akan terbiasa dengan situasi itu, terbiasa dengan istri yang cerewet dan suami yang ngorok paling kencang saat tidur.  Anda tahu? Itulah uniknya pernikahan.



6. Persiapan Finansial.


Sesederhana apapun kalian merencanakan pernikahan tetap saja butuh biaya banyak. Siapa pun anda, kalau belum bisa aman dalam keuangan lebih baik tunda ya. Ini bukan hanya berbicara soal persiapan menikah nanti. Tetapi bagaimana uang anda mensupport rumah tangga dengan baik tanpa konflik keuangan. Berat menjalani pernikahan tanpa uang yang cukup. Bisa-bisa kalian bertengkar setiap hari. Tidak bisa dipungkiri, jika anda merencanakan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat coba perhatikan isi tabungan kalian dengan cara seksama. Sebab menikah melibatkan banyak orang, dan orang-orang yang terlibat ini perlu disupport dan itu membutuhkan banyak biaya.


Untuk yang mau menikah selain setelah berumah tangga perlu ini itu. Selama persiapan ada Perlengkapan pernikahan yang harus disiapkan yang dibutuhkan untuk mensupport acara Pernikahan anda. Berdasarkan dari produk-produk tersebut anda bisa mulai menghitung besaran biaya yang harus anda siapkan. Perhitungannya harus matang sebab banyaknya kebutuhan dari sana-sini yang tidak terduga dan mengupayakan segala yang berkaitan dengan acara pernikahan semuanya memberikan hasil yang terbaik. Kekurangan dana bisa menimbulkan acara menjadi berantakan dan ujungnya mendapat hujatan dari luar. Ini bukan tentang haters atau pembenci, tetapi persiapan yang tidak maksimal dapat membuat hal itu terjadi. Belum lagi permintaan dari pihak keluarga yang mengharuskan beli ini dan itu yang bila tidak dituruti menjadi bahan omongan di belakang. AsuDalah....

Setelah acara pernikahan selesai, anda juga harus care terhadap rumah tangga. Biaya yang dikeluarkan diacara pernikahan jangan jadikan kambing hitam buat alasan menelantarkan pasanganmu dengan alasan bayar hutang. Banyak pasangan stres di awal pernikahan karena masalah uang. Kalau untuk hal ini belum bisa memberikan solusi, tidak usah terburu-buru.


7. Tentukan adat dan jenis acara pernikahan yang anda akan jalankan.


Biasanya adat yang akan dipakai sesuai dengan suku dari mana kedua mempelai berasal. Sebenarnya tidak terlalu ribet. Tentu tetap ada mempelai yang bingung dan saling berdebat soal adat yang di gelar di acara pernikahannya terutama yang berasal dari suku dan ras yang berbeda. Di satu sisi calon tersebut ingin menonjolkan adatnya dan hanya akan membawakan tradisinya dan lebih nyaman dengan adatnya, disisi lain juga yang lainnya tidak setuju. Apapun jenis adatnya semua baik.


Perlu diketahui, adat juga harus dibicarakan dengan baik. Karena terbukti melakukan adat dalam pernikahan mempengaruhi arus keuangan anda. Memakai salah satu adat bisa membuat pengeluaran menjadi bengkak. Tetapi tidak ada pilihan lain jika pasangan dari satu suku dan ras yang sama, maka adat itu tetap berlangsung dengan khidmat meski harus mengeluarkan dana tambahan.



8. Tetapkan tanggal, bulan dan tahun pernikahan.

Setelah semua dibicarakan dengan baik dan kesimpulannya akan menikah, maka langkah selanjutnya adalah menentukan tanggal, bulan dan tahun pernikahan. Itu tandanya secara garis besar sudah setuju dengan poin-poin dalam pernikahan. Jika sudah sampai ditahapan ini tandanya sudah cocok. Gunanya menentukan tanggal, bulan dan tahun supaya anda yang mau menikah lebih fokus terhadap tujuan bersama. Waktu yang sudah ditentukan jauh-jauh hari akan menjadi semangat yang berkobar untuk mempersiapkan segala sesuatunya yang dibutuhkan dalam acara maupun setelah acara selesai. Tujuan bersama yaitu sampai kepada pencapaian tersebut. Urusan menikah jangan dilakukan dengan tergesa-gesa karena menyangkut waktu jangka panjang. Lebih baik ada tenggang waktu yang panjang untuk membereskan segala hal. Semakin banyak waktu persiapan hasilnya pun akan semakin baik.


Bagi anda yang mau menikah tetap semangat ya mempersiapkan diri. Dan yang tak kalah penting harus bisa menjaga marwah pernikahan. God Bless



Tips Persiapan Menikah. Hindari Bullying Bahkan Setelah Acara Pernikahan Tips Persiapan Menikah. Hindari Bullying Bahkan Setelah Acara Pernikahan Reviewed by Risda Nababan on September 30, 2019 Rating: 5

Ini Yang Di Lakukan Istri, Penyebab Suami Marah. Hindari Supaya Tidak Terjadi Pertengkaran

July 17, 2019
Suami istri bertengkar


Tidak sedikit suami yang galak sama istrinya meskipun hanya masalah sepele dan sederhana yang sebetulnya tidak perlu di besar-besarkan. Mau gimana lagi, kadang emosi tidak terkontrol. Emosi lebih besar dari tingkat kewarasan dalam berpikir akibat tidak bisa menguasai diri dengan baik, yang timbul adalah suami istri bertengkar memperebutkan hal yang tidak bermanfaat. Istri Marah sama suami, juga sebaliknya suami marah sama istri. Yang menjerit ketakutan anak-anak.


Marah kalau tujuannya benar, fine-fine saja tetapi kalau marahnya sudah sampai kebangetan itu marahnya bisa membuat istri ngeri duduk bersebelahan dengannya. Tak jarang istri pulang kerumah orang tua dan ada yang tidak balik-balik. Bersyukur kalau anda mendapat suami bagian yang baik saja dan pakai banget, kalian adalah istri-istri yang beruntung. Anda biasanya mendapatkan perlakuan yang istimewa, paling kalau marah, marahnya sedikit cuma nyentil doang. Tidak separah suami yang sampai over  play pada istri, istri mengalami perlakuan kasar. Dapat suami yang lembut  malah anda diperlakukan bak permaisuri raja.


Ada yang nanya, terus bagaimana dengan saya? Suami saya tidak romantis. Lain cerita suami tidak romantis, karena tidak semua laki-laki romantis. Yang aneh suami baik, baiknya kalau pas ada maunya. Kalau kemauannya udah diturutin, dan udah dapat, gitu deh...kita seperti musuh baginya, yang kerjaannya suka'marah-marah.🀭🀭🀭

Suami anda mungkin  sulit untuk berubah atau bahkan tidak berubah sama sekali. Kalau sudah begini kadang pusing dan susah hati menghadapinya. Terus bagaimana?


Kalau tidak bisa berubah, istri tidak bisa berbuat apa-apa. Hanya menunggu keajaiban Tuhan.  Hanya bisa berdoa supaya hatinya dibukakan matanya untuk melihat istrinya yang dia nikahi adalah tulang rusuknya. Kalaupun tidak berubah, hanya bisa meminta kekuatan kepada Tuhan.


Kadang kita menghindari supaya tidak terjadi perbantahan, tetapi kadang tidak disangka dan tidak diduga perbantahan itu tetap terjadi. Mau dilawan entar bertambah besar amarahnya, didiamin malah melunjak.


Tetapi, tidak bisa juga suami  yang terus menerus harus disalahkan kenapa terjadi kemarahan. Adakalanya beberapa perilaku istri yang membuat suami suka ngamuk dan marah-marah. Biasanya suami yang marah-marah karena apa yang dilakukan istrinya tidak sesuai dengan keinaginannya, bertentangan dengan prinsipnya. Namun, walaupun begitu ada baiknya kita akan paparkan disini, alasan suami anda marah, coba cek diri masing-masing barangkali istri sedang melakukan ini:


1. Istri yang terlalu sibuk kerja menjadi alasan suami marah

Suami kadang kasihan sama istrinya kalau lihat istri bekerja siang malam. Walaupun dikata kerjaan sudah siaga satu karena dateline, bagaimanapun juga istri harus pintar mengatur waktunya. Ada suami dirumah yang masih membutuhkan perhatian istri. Ketika suami merasa diacuhkan dan diabaikan karena istri sibuk urusan kantornya, suami biasanya memberikan teguran-teguran lembut agar istri menyudahi pekerjaannya saat itu.


Tetapi kalau istrinya tidak mendengar teguran suami yang bukan satu dua kali di tegur, disitu suami merasa tidak didengar, maka darah suami mulai naik dan akhirnya marah.


Maunya suami, istri bisa duduk tenang sambil nonton tanpa diganggu oleh pekerjaan yang dibawa pulang kerumah. Suami sangat galau saat mereka sendiran, beda dengan wanita. Walau dia kesepian masih bisa dibawa santai karena pada umumnya wanita pembawaannya melankolis.


Tidak ada yang ingin bekerja sampai tengah malam kalau bisa mengerjakannya sebelum ada notifikasi  dari suami. Kalau bisa jangan sampai bawa kerjaan kerumah. Yah memang sebaiknya, karena runyam urusannya. Istri bukan wanita lajang yang tidak ada yang mengatur waktunya. Lagi pula banyak pertimbangan-pertimbangan:

A. Sudah capek di kantor kalau bisa istirahatlah, dampingi keluarga dan melayani suami dan anak-anak.
B. Ada pemikiran wanita, toh dirumah tidak ada kerjaan, dari pada bengong tidak ada kegiatan lebih baik cari kegiatan lain yang lebih bermanfaat yang bisa menghasilkan uang. Apalagi sekarang banyak peluang mencari uang dari rumah. Iya tapi ingat suami butuh perhatian.
C.  Kebahagiaan keluarga harus di nomor satukan. Kehangatan keluarga ketika ada waktu ngobrol bersama.


2. Istri yang cemburuan


Eh para istri jangan senang dan bangga dulu kalau anda pemilik type wanita cemburuan. Jangan kira suami senang melihat perilaku istri yang suka cemburuan. Iya, kalau cuma sekali-sekali dan jarang itu terjadi, bolehlah suami rasa naik daun karena istrinya mencoba merasa cemburu pada suami. Setidaknya suami dapat kebanggaan tersendiri karena merasa di perhatikan. Tetapi jikalau sampai terasa overdosis, tidak baik hasilnya bahkan membuat suami timbul berpikiran yang tidak-tidak.

Kecemburuan yang ditunjukkan oleh istri kepada suami seakan membuat ruang gerak mereka merasa di kekang. Kalau sudah seperti ini, membuat suami merasa tidak aman dan nyaman tentunya.
Tahukah kenapa lelaki itu (maaf) identik dengan burung? Tahu burung kan?  Lelaki itu pengennya lepas, namun tetap terkendali. Bila sudah tidak terkendali, artinya suami anda sudah berubah menjadi burung hantu. Kalau dicemburui mereka merasa terkekang walaupun niat anda baik, karena anda menyanyangi suami dan penuh perhatian. Tetapi kalau cemburu berlebihan tentu mengakibatkan kemarahan. Kalau sudah begini pasti tidak nyaman bukan?


3. Istri disangka yang suka menghambur-hamburkan uang


Selain tiang istri adalah penolong. Karena pria tidak bisa berdiri sendiri tanpa istri. Tak banyak yang menyadari ini. Baik sebagai istri maupun sebagai suami. Sulit memahami dimana sebetulnya posisi mereka.

A. Karena istri sifatnya sebagai penolong alangkah baiknya jika istri berperan sebagai penolong layaknya memperlakukan seseorang yang perlu ditolong. Jangan sudah tahu harus ditolong malah merongrong.

B. Laki-laki biasanya iya, lebih banyak ingin menang - menang banyak. Mereka mendominasi perempuan atau istrinya  untuk melakukan apa yang diinginkan tanpa berusaha memahami pasangannya. Dia pikir mudah apa kerja dirumah buat mengurus dari A sampai Z. Bahkan sampai menggunting kuku pun istri andil. Coba kalau suami, walaupun udah bertahun-tahun serumah, tempat CD pun letaknya tidak tahu tempatnya. Ah sebenarnya suami itu lemah sekali...

Walaupun pada hakikatnya laki-laki tertarik dengan wanita cantik, tetapi untuk seorang suami nyaris tidak ada suami yang menyediakan dana untuk mempercantik istrinya lalu berkata: mah, ini uang bulanan untuk beli alat kecantikan dan biaya perawatan ke salon

Ada gak, bu-ibu? Gak ada itu. Malah suami banyak yang rese sama istrinya begitu uang suaminya tidak kelihatan.
Kalau suami punya uang banyak malah yang dilakukan adalah cari kuntilanak di luar. Yang lahirin anak buat dia, istri. Yang mengantarkan dia jadi sukses dan banyak uang, istri. Yang nyuci, gosok dan masakin makanan buat dia, istri. Eh giliran punya uang, yang di cari kuntilanak buat nyenangin hatinya dan mencoba nyakitin perasaan istrinya.
Istri yang muka capek dan lusuh buat ngerawat dia siang malam bukannya di kasih uang buat perawatan ke salon biar cantik dan fresh. Giliran ke salon dibilang hambur-hamburkan uang.



4. Istri yang suka bohong.


Seperti hal yang lazim terdengar di telinga kita yang bilang "bohong tidak apa-apa untuk kebaikan". Kalau kedengarannya sih enak, seperti pahlawan yang bersedia mati demi membela seorang majikannya. Tapi bisa saja alasan itu sebuah cara untuk membenarkan perbuatan salah istri. Ada suami yang mendukung dan berkata: iya sudah lain kali jangan diulangi. Segitu doang? Iya, kan suaminya baik. Beda dengan mulut pedas dan prinsipal.

Begitu suami tahu istrinya bohongin dia, darahnya langsung naik ke ubun-ubun. Jangan sampai nampar istrinya, kasihan.
Apa semua orang sama dalam menganggapi kebohongan yang dilakukan istri? Walaupun sebagian suami ada yang menanggapi santai, iya, sudah jangan di ulangi lagi. Tetapi banyak suami yang mencak-mencak karena ketahuan di bohongi istrinya. Malah ada yang membuat peringatan 1, 2, 3 kalau masih melakukan kebohongan akan di kenai ganjaran. Wah mau diapain itu istri pas ketiga kalinya.


5. Ketika istri menuntut lebih banyak daripada yang biasa suami lakukan.


Memang ada saatnya begitu kebutuhan mendesak, istri sering ngomel-ngomel dirumah buruh sesuatu yang lebih yang harus bisa dilakukan suami.

Secara kan yang menjadi tampuk pengelolaan dana dan fasilitas dirumah adalah istri. Okelah, memang suami yang menjadi pucuk pimpiman bagi keluarga, tapi suami tidak bisa diandalkan soal pengendalian komoditi dan akomodasi rumah tangga.

Biasanya suami terima beres saja. Yang mati-matian bahkan sampai jungkir balik ngurusin defisit dan surplus anggaran adalah istri. Disinilah istri sering kali meminta banyak lebih kepada suami. Beruntung kalau suami memahami kondisi yang dialami istri, paling tidak bisa mendinginkan suasana hati istri yang lagi sebel setelah habis belanja atau bayar uang sekolah anak. Pendapatan suami yang tiap bulan segitu-segitu saja, membuat istri harus sering-sering lap keringat karena kepanasan memikirkan cara kelola uang belanja yang tidak naik-naik.

Jangan malah di marah-marah ketika istri bernyanyi dari dapur - masuk kamar, balik lagi dan begitu seterusnya. Itu pengaruh harga bawang dan cabe naik ditambah spp anak yang sudah jatuh tempo.

Maksudnya itu apa, kata suami. Makanya jadi suami harus peka terhadap istri, begitu terdengar nyanyian sumbang dari dapur - masuk ke kamar, balik lagi ke dapur dan begitu seterusnya, itu isyarat bahwa garam sedang mahal.  Itu maksudnya. Bukan malah marah-marah sama istri, lalu UFO terbang di atas meja makan


6. Istri yang menolak adegan mesra di ranjang.


Memang kadang-kadang ada saat-saat istri malas melayani suami mungkin merasa sedang capek, atau sedang malas. Tidur nyenyak tiba-tiba di bangunin, istri malas bangun.

Tapi namanya suami kalau sudah kepengen susah ditolak. Kalau istri lagi kepengen masih bisa menahan tapi kalau suami susah. Maunya diturutin kapan pun dia mau. Tengah malam, pagi buta atau siang bolong lajuπŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…

Tapi memang faktanya demikian. Ada juga walaupun dia tidak mendapat  jatah dari istrinya, suami malah tidak marah. Habis, dapatnya suami yang sabaran. Dia tidak melampiaskan kekesalan kepada istri dia malah memilih ngambek....bhehehekkk...
Mendingan begitu, dari pada marah-marah, ketahuan tetangga. Sudah kena marah diketawain tetangga pula.


Tidak usah marah-marah, sesekali saling ngerti lah. Jangan sampai gara-gara si Sudiro istri menangis sesenggukan dikamar padahal pagi-pagi udah bangun nyiapin sarapan keluarga.


7.  Akibat anak yang mendapat masalah.


Dikatakan anak adalah segalanya bagi keluarga. Anak seringkali awal bentak-bentakan suami istri. Bukan karena anak tidak diharapkan kehadirannya tapi sifat anak yang membuat suami istri saling menyalahkan dan ujung-ujungnya adu mulut, saling bersahut-sahutan. Itu karena papa manjain dia makanya jadinya melawan, kata si ibu. Itu gara-gara ibu, terlalu nurutin permintaanya dia, apa-apa diminta selalu dikasih, lihat, sekarang dia jadi malas belajar. Kata si bapak lagi membela diri dan tak mau kalah.


Ya, sudah jangan berantam pak, Bu gak baik berantam didepan anak lagi.
Tidak ada yang sempurna merawat dan mendidik anak. Jangan karena ada masalah jadi saling bertengkar, saling menyalahkan.  Jangan karena terjadi pada anak lalu serta Merta dapat menyalahkan istri. Istri bukan malaikat, istri hanyalah seorang ibu yang belajar berusaha menjadi ibu yang baik. Kalaupun istri salah mendidik, jangan dimarahi. Diarahkan loh pak bagaimana cara mendidik anak yang benar versi bapak supaya anak dijalan yang lurus.

Kalau ibunya tidak bijak mendidik dan kurang pintar menjaga anak, bapak yang paham, bisa ajari.  Namanya suami istri saling mendukung bukan saling mencampakkan.

Inilah yang di lakukan Istri, penyebab suami marah dan harus dihindari supaya tidak terjadi pertengkaran.
Ini Yang Di Lakukan Istri, Penyebab Suami Marah. Hindari Supaya Tidak Terjadi Pertengkaran Ini Yang Di Lakukan Istri, Penyebab Suami Marah. Hindari Supaya Tidak Terjadi Pertengkaran Reviewed by Risda Nababan on July 17, 2019 Rating: 5
Powered by Blogger.