Perubahan Drastis Ini Terjadi Pada Wanita Setelah Menikah Dan Melahirkan Anak


Coba perhatikan pada wanita yang sudah menikah perubahan apakah yang sering anda lihat? Akan begitu banyak perubahan-perubahan yang terjadi padanya dan kebiasaannya. Berbeda saat masih gadis. Barangkali anda bisa cari tahu perubahan itu pada diri anda sendiri. Umumnya perubahan yang terjadi pada wanita yang sudah menikah sifatnya perubahan positif. Kebanyakan begitu. Walaupun memang ada perubahan yang bersifat negatif.


Barangkali perubahan yang terjadi pada wanita, anda tidak pernah menyadarinya. Barulah setelah anda membaca artikel ini barulah anda paham dan ternyata perubahan itu terjadi pada diri sendiri. Anda yang dulu, sudah menjelma menjadi wanita yang kuat bijaksana mungkin. So, itu nilai dari perubahan yang anda tambahkan pada aspek anda setelah menikah. Ini perubahan yang terjadi pada wanita yangang sudah menikah dan memiliki anak:


1. Anda akan lebih betah dirumah untuk mengurus keluarga.

Setelah menikah wanita sangat membatasi kakinya untuk sering keluar rumah. Secara dirumah banyak yang harus di beresin dan harus dipersiapkan. Keluarga menjadi prioritas utama. Itu pasti. Rumah baru yang anda tempati bersama keluarga baru sangat menunggu Anda untuk lebih bertanggung jawab mengurus semua keperluannya. Anda akan lebih banyak menghabiskan waktu dirumah, mengutak-atik semua celah ketimbang harus memilih keluar rumah seperti ketika masih lajang.


Anda akan meluangkan waktu didalam rumah yakni ketika sudah ada seseorang yang anda tunggu di rumah untuk memberikan yang terbaik baginya. Mengurus keluarga menjadi pekerjaan dan hal paling menyenangkan dari sekedar shopping ke mall. Hal itu juga tentu didasari faktor I dan H (irit dan hemat). Selain itu anda juga punya tugas lain yaitu mengurus gaji suami. Sebagai istri, anda dipercaya sebagai bendahara kerajaan rumah tangga.




2. Setelah memiliki anak anda akan sering begadang dan saat itulah anda merasakan manusia yang seutuhnya.

Anda tidak tahu bagaimana rasanya menjadi seorang ibu sebelum anda menjadi seorang ibu. Kata orang, wanita yang sudah menikah dan melahirkan anak akan merasakan bagaimana kuatnya menjadi seorang ibu. Barulah sadar bahwa beban ibu selama ini yang telah bersusah payah mulai dari melahirkan sampai mengantarkan anak kepada pasangannya (menikah'), ia tidak tahu perasaan ibu bahkan ketika Anak melawan ibu. Setelah menikah dan punya anak barulah sadar bagaimana perjuangan seorang ibu saat melahirkan. Belajar keibuan lebih banyak di dapat saat melahirkan dan menjadi ibu rumah tangga.




3. Membuang rasa malu demi si buah hati.

Ini yang menarik. Pada saat masih lajang Anda termasuk orang yang gengsi-gengsian, jaim-jaiman. Sangat bertolak belakang dari kehidupan para lajang. Sangat jaim dan biasa dikenal dengan sok jual mahal. Anda merasakan itu ketika masih gadis? Tetapi itu tidak berlaku begitu anda menikah. Anda berubah bermetamorfosis menjadi yang tidak tahu .malu. garang dan tak mau kalah.


Yang pertama, anda tidak malu telanjang didepan orang lain. Sekarang aja setelah menikah menjadi bukan orang asing lagi bagi anda. Selama ini kan tidak?
Saya agak jorok nih ya.
Dulu waktu teman kantor saya yang sudah berkeluarga bilang: aku tiap hari lihat punya suamiku (langsung aja pikiran larinya kemana). Jangan parno dulu. Maksudnya tidak ada lagi hal aneh dan malu-malu kucing dengan hal begituan. Dianggap sudah lumrah. Orang yang sudah menikah tidak malu mempertontonkan sekalipun hal konyol didepan pasangannya.


Yang kedua, orang yang sudah menikah, punya anak, mereka tidak malu lagi melakukan dan mempertontonkan hal yang fulgar didepan yang umum. Contohnya menyusui. Anaknya yang sedang menangis merengek minta susu, ibunya tidak mikir panjang buat ngeluarin asetnya, langsung saja dikeluarkan susu tanpa penting memperhatikan dimana ia berada saat itu. Bahkan memperlihatkan susunya diisap anaknya ditengah keramaian. Tak malu lagi sekalipun ada laki-laki diantaranya.


Semasa gadis, banyangkan untuk menggaruk payudara saja walaupun didepan teman sesama wanita, kita malu-malu dan was-was. Malu diketawain dan diolok-olok.




4. Anda akan, entah karena sudah malas atau tidak ada waktu untuk mengurus diri.

Waktu gadis anda suka berlama-lama didepan cermin. Tujuannya untuk melihat penampilan anda dari semua sisi. Penampilan sangat nomor satu karena anda tidak mau kecolongan soal penampilan. Tak tanggung-tanggung anda bisa menghabiskan waktu jam-jaman untuk merias diri mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki. Tetapi setelah menikah? Sisiran pun jadi jarang dan malas atau alasan tidak sempat.


Mode rambut wanita yang sudah menikah yang paling banyak disukai adalah dengan menarik seluruh rambut kebelakang lalu diikat dengan karet gelang. Atau pergi kesalon suruh potong rambut sebahu dan biarkan terurai. Tidak ada lagi banyak waktu.


Setelah itu badan pun semakin mengembang ke kanan dan ke kiri tanda terjadinya persemakmuran. Sudah tidak perduli lagi bobot badan yang timbangannya tetap semakin naik. Bisa saja karena wanita menikah tidak lagi serius pada tubuhnya untuk merawatnya. Atau makanan dirumah enak-enak semua. Ibu pun menjadi lebih penyayang. Semua makanan sayang untuk dibuang dan akhirnya disantap semua. Apa yang terjadi? Bobot dengan cepatnya berubah. Perubahan ini menjadi celah bagi pria hidung belang melirik rumput tetangga. Lelaki yang kurang ajar bisa-bisa melirik kuntilanak diluar sana karena kurus dan kinclong. Seperti ungkapan mengatakan rumput tetangga lebih hijau. Tidak tahunya rumput plastik.




5. Semakin banyaknya kebutuhan dan keperluan dalam rumah tangga, wanita yang sudah menikah loyalitasnya semakin merosot dan akhirnya menjadi pelit.

Semua pemasukan dan pengeluaran pintunya ada pada istri. Suami tahunya, kasih setoran, udah,,,beres.
Jadi semua kekurangan dan kelebihan istrilah yang menanggulangi. Yah, Malu dong kalau ternyata ditengah jalan ada kekurangan yang tidak terpenuhi dan tidak tertutupi, kan yang disalahkan adalah istrinya. Dibilang lah tidak tahu mengatur keuangan. Dibilang lah tidak pintar, tidak bijaksana dan bla...bla.

Daripada itu terjadi, lebih baik loyalitasnya dikurangi. Terjadilah pengiritan dari segala penjuru untuk bisa menyisakan uang suami diakhir bulan. Lagi pula, kan malu jika didalam rumah tidak ada kursi atau perabotan penting lainnya misalnya. Kalau ada tamu yang datang, mau suruh duduk dimana? Miminho pun akan sungkan mengambil posisi saat bertamu kerumah tetangga kalau tidak ada tempat duduk. Ya, pintar-pintar istrilah irit-iritlah uang belanja biar bisa buat beli kursi.


Kan begitu? Kakak kita misalnya sudah menikah. Eh, tiba kita minta uang tidak dikasih. Bilangnya tidak ada uangnya. Kita bilang.... Dasar kakak pelit. Kakak berubah sekarang setelah kakak menikah. Nah, itu tahu. Memang kalau sudah menikah saatnya jadi pelit. Daftar antrian yang akan dibelajain udah panjang sangat.




6. Teman lama-lama semakin berkurang. Yang dekat semakin menjauh.

Iya, iya dong. Waktunya sudah tergerus banyak. Tidak seperti dulu lagi ada waktu untuk nongkrong-nongkrong dikafe.  Kita dirumah orang tua, yang beresin semuanya adalah orang tua atau mungkin juga pembantu. Sekarang, posisinya sudah berubah. Anda sudah menjadi nyonya sekarang yang baru menjabat. Sebagai nyonya yang baik harus mengurangi aktifitas diluar rumah karena anda sedang berada dalam masa transisi, kecuali anda sedang bekerja diluar. Memang itu tanggungjawab anda. Bekerja double porsi


Wanita yang sudah menikah, mikirnya sudah berbeda. Kalau sekedar nongkrong buat habisin waktu, tidak jamannya lagi. Cucian kotor masih banyak dirumah. Anak harus dikasih makan dirumah.
Lambat lain tapi pasti anda kan meninggalkan teman-teman nongkrong yang dahulu begitu dekat dan memilih teman baru yang tabiat dan aktifitasnya sama dengan anda.


Kebutuhan anda sudah berbeda. Sekarang fokus membicarakan tentang keluarga dan turunannya. Yang kamu cari jadi teman ngobrol pun yaitu teman yang memiliki topik yang sama dengan keluarga. Misalnya membicarakan tentang perkembangan anak. Membicarakan tentang SPP anak, membicarakan rutinitas anak dll. Bukan lagi membicarakan teman kencan. Sudah habis masanya. Buka topik baru yang lain yang sekarang lebih banyak berkaitan masalah keluarga.
Perubahan Drastis Ini Terjadi Pada Wanita Setelah Menikah Dan Melahirkan Anak Perubahan Drastis Ini Terjadi Pada Wanita Setelah Menikah Dan Melahirkan Anak Reviewed by Risda Nababan on November 15, 2019 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.