7 Sukses yang Wajib Kamu Capai Untuk Meraih Peluang Besar

7 Sukses yang Wajib Kamu Capai Untuk Meraih Peluang Besar

PENGERTIAN SUKSES

Yang dimaksud dengan sukses adalah keseimbangan membangun diri sendiri dan lingkungan sekitar dengan memperhatikan aspek iman, emosi, intelektual dan integritas (moral). Secara garis besar Kesuksesan adalah kemampuan menyeimbangkan antara hubungan  kepada Tuhan dan sesama). Kesuksesan terbaik bukan terletak pada pengumpulan uang yang banyak tetapi lebih dari itu bagaimana kemampuan mengelola diri sendiri.


Kita sering mendengar ucapan dari teman yang berkata : kamu mah enak, orang tuamu kaya raya, suami banyak duit sedangkan aku, kamu bisa lihatlah sendiri, beginilah adanya, hidup pas-pasan, bla-bla-bla...


Uang seringkali menjebak orang dengan pemikiran sempit dalam mengartikan kesuksesan. Tak sedikit orang berpikir ukuran kesuksesan dan kebahagiaan hanya dilihat dari kekayaan dan uang. Uang menjadi daya tarik sekaligus ukuran mencapai kesuksesan. Itu sebabnya siang malam orang seperti ini sibuk memburu uang untuk memenuhi keinginannya karena berpikir uang dapat memberikan semua kebahagiaan yang diharapkan.



Mengukur sebuah keberhasilan tidak cukup semata-mata hanya dilihat dari materi yang melimpah yang bisa memenuhi seluruh keinginan manusia.  Melainkan keberhasilan dapat dilihat meliputi aspek-aspek berikut ini:


1. Sukses Mengelola Waktu Dengan Baik


Waktu adalah harta yang sangat berarti karena dapat kamu pakai untuk mengerjakan banyak sekali hal-hal yang kamu ingin kerjakan dan lakukan. Waktulah yang membuat kamu berproses sehingga menjadi siapa kamu hari ini. Waktulah yang membuat kamu berproses untuk meraih kesuksesan, mencapai kedewasaan, dan bertemu dengan banyak kolega. Waktu pulalah yang menjawab segala pertanyaanmu dimasa lalu.

Segala materi yang terbuang sia-sia ketika kamu tidak mampu mengelola dengan baik dapat kamu cari lagi apabila waktu masih memberikan kamu kesempatan mengulangnya tetapi uang tidak dapat mengembalikan waktu yang sudah berlalu yang sudah kamu buang sia-sia.

"Waktu adalah uang" bila kamu mampu mengelola waktumu dengan baik. Tidak membiarkan ada waktu yang terbuang sia-sia jika kamu mempergunakan dengan baik kepada hal yang kamu anggap positif dan membangun. Kamu harus hargai setiap kesempatan yang diberikan kepadamu karena dari situlah kamu memulainya. Setiap menit dari yang kamu lalui mengandung nilai yang nilainya tidak dapat dihitung dengan mata uang manapun. Kamu sukses secara materi karena kamu sukses mengelola waktumu



2. Sukses Menjalin Hubungan.


Membangun relasi jauh lebih penting dari mengejar uang. Keluarga adalah hubungan atau relasi terdekat yang harus sukses dibangun, Mengapa? Karena tanpa orang-orang ini kamu sama saja tidak ada gunanya. Begitu banyak contoh dimasyarakat karena mengorientasikan uang menjadi alasan bubarnya dan hancurnya sebuah hubungan. Bahkan sesama keluarga terdekat: anak saling bertengkar memperebutkan warisan, orang tua sibuk dengan urusan mereka masing-masing, sehingga hubungan menjadi oleng, percekcokan karena kesalahpahaman pemikiran. Hubungan terpecah belah karena tidak mampu mengatasi masalah dalam keluarga.


Kesuksesanpun perlu support dari orang-orang terdekat yang saling bersinergi bahu-membahu untuk maju bersama menjaga keharmonisan hubungan termasuk sesama anggota keluarga, teman, rekan kerja dan tetangga. Karena semakin banyak channel kita maka akan semakin memudahkan hidup kita.


Betapa banyak kerugian dari akibat ke-egoisan dan kesombongan karena menganggap hubungan tidak penting. Apapun yang kamu lakukan tanpa dukungan dari keluarga, teman dan lingkungan sekitar, akan terlihat sia-sia dan  keadaan bisa jadi semakin rumit. Bisa bayangkan ini apabila kamu tidak memiliki koneksi yang baik:

☑️ Untuk melamar pekerjaan, kamu perlu menghubungi seseorang untuk backing supaya kamu dapat diterima bekerja ditempat dia bekerja. Atau nencari kenalan baru yang bisa memasukkan kamu diperusahaan yang kamu lamar. Tanpa orang dalam, sekarang ini sulit diterima kerja.

☑️ Kamu butuh lebih banyak orang untuk menjual dan membeli barang dan jasamu bila kamu seorang pelaku bisnis. Kamu harus selalu bersikap ramah dan sopan bila kamu ingin sukses mencapai omzet penjualan yang lebih besar. Semakin banyak orang yang berhasil kamu gaet maka akan semakin banyak pundi-pundi yang kamu dapat.

☑️ Kamu perlu tetangga sebelah rumah dan dan orang-orang komplek bila suatu ketika bendera kemalangan tertancap didepan rumahnu atau bendera kebahagiaan berkibar di depan rumahmu. Mereka-mereka inilah yang akan mengambil bagian dan mengurangi bebanmu.

☑️ Sampai kapanpun kamu tidak pernah sendirian, keluargamu akan selalu turut merasakan kesusahanmu dan  kebahagianmu dan mengambil bagian dalam masalah hidupmu.

☑️ Kamu butuh kerjasama dan support dari tim kamu bila karirmu ingin melesat naik.

☑️ Kamu butuh fans  yang lebih banyak dan care sama kamu bila kamu menjadi seorang bintang ataupun diva yang ingin selalu berada dipapan atas karirmu.


3. Sukses Mengendalikan Emosi

Bukan perkara mudah mengendalikan emosi disaat konflik memanas atau berduka. Kadangkala emosi yang meledak-ledak berubah seperti banteng yang siap menyeruduk siapa saja yang ditemui. Kalau hati sedang panas, dengan mudah amarah membakar hati sampai akal sehatpun meninggalkan tubuhmu. Emosi adalah naluri yang dimiliki oleh manusia. Saat hati sedih, rasa mau menangis itu muncul, saat disakiti, rasa ingin membalas dan marah meluap, saat hati tidak mood, rasa ingin menyendiri itu datang.


Ada ungkapan yang mengatakan "Musuh terbesar manusia adalah dirinya sendiri" dan itu adalah emosi. Orang berusaha mengendalikan orang lain, padahal yang harusnya pertama kali dikendalikan adalah emosi yang ada didalam dirinya. Orang yang mampu mengendalikan emosi  adalah orang yang sukses secara emosi. Menguasai emosi bukan tentang seberapa kuat berusaha menahan emosi tetapi bagaimana ia tetap bisa tenang, bertindak dengan bijak dan merespon dengan baik meski dalam situasi genting sekalipun.


Orang yang berhasil mengendalikan emosi tidak dipengaruhi oleh situasi saat itu. Situasi baik dan buruk tidak mengendalikan dirinya , tetapi sebaliknya ia akan mengendalikan situasi. Emosi seringkali membuat situasi menjadi buruk, yang tadinya aman dan damai saja bisa berubah oleh emosi yang tidak terkendali.


4. Sukses Membangun Intelektual.



Sebelum terjun kedunia kerja atau dunia nyata hal yang perlu dipersiapkan adalah kesiapan Intelektual. Intelektual adalah kepintaran  yang dimiliki seseorang  dalam menyelesaikan persoalan yang ada. Tanpa dibekali kepintaran yang memadai, tidak mudah untuk menaklukkan sebuah tantangan meski hanya tantangan kecil. Ibarat mengerjakan sesuatu yang bukan bidangnya, tidak tahu apa yang harus dikerjakan dan dari mana akan memulai.  Jadinya hanya sebagai penonton. Memiliki skil yang baik akan memudahkan menyelesaikan banyak masalah yang berkaitan dengan pengetahuan yang dimiliki.


Sukses secara intelektual diraih dari bangku sekolah dan perguruan tinggi. Maka supaya kamu memiliki keahlian yang mumpuni, ahli dalam bidang tertentu, maka dituntut untuk belajar keras karena dengan belajar keraslah kamu meraih mimpi-mimpumu. Tidak sia-sia sekolah tinggi-tinggi  dan memilih universitas ternama serta membayar harga yang mahal. Itu baik untuk inteletualmu. Jika konsisten melakukan apa yang menjadi impianmu, kamu akan mendapat value yang setimpal dengan kemampuan intelektualmu. Bukan hanya itu saja kepintaran yang kamu miliki mampu mengangkat derajatnya dimata orang lain


Bukan rahasia umum, demi mendapatkan pendidikan yang bagus, rela menghabiskan banyak uang demi bisa diterima masuk perguruan tinggi terbaik luar negeri. Atau dengan modal otak dengan bantuan beasiswa demi mencapai tujuan menjadikan diri mereka orang pintar dan ber-intelek,  orang yang mampu menguasai bidang tertentu atau menjadi seorang ahli yang kompetent. Karena dengan sukses menjadi seorang ahli kamu berkesempatan untuk sukses membangun masa depan dan finansial. Karena kesuksesan intelektual mampu mengantarkan kamu kepuncak karir. Kamu tidak lagi cari uang sebaliknya uanglah yang mengejar kamu. Prestasi demi prestasi dicapai dan masuk dalam promosi-promosi yang membuat hidupnya lebih baik.


5. Sukses Membangun Integritas


Konsistensi membangun dan mempertahankan nilai dan prinsip-prinsip hidup merupakan sebuah metode untuk membangun kepercayaan orang lain terhadap diri sendiri. Integritas tidak datang begitu saja lalu melekat didiri kamu. Bagi sebagian orang perlu waktu yang panjang untuk mengasah dan mengoptimalkannya. Integritas lahir dari karakter. Benar-benar kepribadian bukan dibuat-buat.


Integritas berasal dari komitmen yang kuat, itu sebabnya meski banyak orang yang sukses membangunnya tetapi banyak juga yang gagal. Kendati demikian kamu tetap berusaha menjaganya, karena bukan usaha yang sia-sia jika kamu menjaganya. Saat kamu berusaha menjaganya sebenarnya kamu sedang memelihara hidupmu.

Saat terjun kedunia kerja dan dunia nyata, bahwa kenyataannya integritasmu tetaplah suatu nilai yang harus dipertanyakan. Jadi,  jika integritasmu akan dipertanyakan tentu kamu menginginkan jawaban yang benar tentang nilai integritasmu, bukan?
Dan terbukti pula, jika kamu tidak punya itu,  dengan cepat kamu terdepak dari posisimu.


6. Sukses finansial


Sebetulnya, kalaupun tidak menulis point ini, tidak apa-apa, karena pada dasarnya jika kamu melakukan ke-6 hal diatas, kamu sudah mengalami kesuksesan finansial. Prioritas hidup kamu bukanlah uang karena itu buatlah uang yang mengejar kamu dengan melakukan ke enam poin ini. Jika keenam diatas ada pada kamu, maka tak perlu pusing memikirkan darimana harus mendapatkan uang. Uang itu sendiri yang akan mengejar kamu. Meskipun demikian ada banyak pihak yang menerapkan metode terbalik. Fokus diarahkan kepada uang semata tanpa memikirkan ke-6 hal yang sudah dibahas diatas.

Sulit untuk  menolak tawaran sekalipun itu melanggar aturan dan hati nurani jika fokus hanya diarahkan kepada uang semata. Maka tanpa basa basi dengan mudahnya mengangkangi dan mengabaikan nilai-nilai yang tersisa didalam dirinya.


Sukses tidak menurujuk kepada satu poin saja. Subtansi sukses merangkum kesemua aspek kehidupan. Karena jika kamu menganggap sukses hanya satu aspek, sebenarnya kamu mengalami hidup yang tidak seimbang. Pada nyatanya banyak orang sukses materi tetapi tidak memiliki integritas, emosi yang buruk, hubungan yang berantakan.


UANG TIDAK CUKUP MEWAKILI KESUKSESAN


Berlimpah harta dan kekayaan merupakan harapan semua orang itu fakta. Oleh karena itu orang berlomba-lomba mencari pekerjaan dan memulai usaha supaya dapat mengumpulkan pundi-pundi yang banyak. Uang dapat membangun popularitas dan mengubah kehidupan sosial sebuah keluarga sehingga lebih terhormat dan disegani banyak orang.

Terbukti, Orang yang memiliki banyak harta akan lebih dihargai dan banyak menganggapnya sebagai dewa penolong karena dapat membuat transaksi meski tidak "bergengsi". Orang kaya banyak disukai "didekati" karena perkataan orang kaya biasanya lebih "manjur" dari pada orang miskin. 


Sekilas kalau dilihat dari sudut pandang kekayaan dan kehormatan mereka disebut orang sukses dan itu benar, secara finansial. Pendapat ini muncul dari sebagian orang yang tidak paham dengan definisi sukses. Menganggap, uang yang banyak cukup berbicara sebagai wakil kesuksesan mereka.


Lihat saja, kekayaan membuat orang rela menundukkan dirinya dan dengan mudah dijadikan suruhan untuk melayani, mengelilingi dan mengawasi harta kekayaan mereka. Dengan mudah orang diarahkan kepada mereka dan sukses mengumpulkan banyak pelayan. Tetapi apakah itu cukup menjadi ukuran sukses yang sesungguhnya? Karena masih ada aspek lain yang dapat dijadikan ukuran sukses.


Contoh ke-1

Uang bisa memperjualbelikan segalanya demi kepentingan dunianya. Oleh karena uang dapat memperjualbelikan segalanya maka uang dapat juga meruntuhkan segalanya. Karena ketika ia sukses menjalankan aksi yang satu ia juga bisa gagal mencapai yang lain. Contohnya: ketika ia sukses menarik uang kerekeningnya apakah ia selalu sukses membangun kemitraan atau hubungan  atau yang lainnya?


Contoh ke-2 :

Sebuah perusahaan besar berhasil berdiri dan sukses membangun jaringannya sampai berbagai daerah sehingga perusaahaan itu bertumbuh pesat dan dapat membangun beberapa anak cabang didaerah-daerah lain dan semuanya berhasil. Secara finansial ia terbilang sukses karena berhasil mengendalikan beberapa anak cabang perusahaan dengan baik dan mempekerjakan banyak karyawan. Berhasil membangun Aset bermilyar-milyaran rupiah sehingga terus bertumbuh dan bisa mendirikan beberapa lagi perusahaan yang menyasar usaha yang berbeda seperti peternakan, restoran, dan perusahaan jasa lainnya.

Dengan harta kekayaan yang begitu nyentrik siapa yang tidak setuju kalau ia dikatakan sukses. Tetapi siapa yang tahu dibalik kesuksesan itu ada hal lain yang gagal didalamnya? Yang terlihat adalah yang tampak secara kasat mata yaitu "uang gede". Tetapi Integritas sebagai seorang pengusaha tidak ada karena tidak menjalankan tanggungjawabnya sebagai warga negara yang baik, sebut saja tidak jujur dalam hal membayar pajak negara  atau tidak jujur membayar upah karyawan. apakah ia seorang yang sukses?  Secara uang "ya" tapi moral/integritas "tidak".

membangun bersama


Jadi kesimpulannya: kesuksesan yang sesungguhnya bukan terletak pada uang semata atau apa yang dilihat oleh mata tetapi buah yang dihasilkan dari dalam diri seseorang yang bermanfaat baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Kesuksesan bukan bergantung hanya kepada materi tetapi juga menyangkut keberhasilan pembangunan moral manusia.




7 Sukses yang Wajib Kamu Capai Untuk Meraih Peluang Besar 7 Sukses yang Wajib Kamu Capai Untuk Meraih Peluang Besar Reviewed by Risda Nababan on April 25, 2018 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.