Tips dan cara membeli rumah Minimalis di KPR Yang Cocok Dijadikan Rumah Idaman


Rumah idaman minimalis dan asri//luxclusivehouse


Memiliki rumah idaman adalah impian semua orang karena rumah merupakan kebutuhan primer manusia. Sayangnya, masih banyak orang yang tidak memiliki kesempatan untuk memilikinya karena berbagai alasan. Kendati demikian tentu harus tetap diusahakan bagaimana supaya bisa memperoleh kesempatan itu dan bisa memiliki rumah sendiri. Sebelum membeli rumah yang berbasis perumahan rakyat (KPR), pahami dulu tips dan solusi cara membeli rumah KPR yang aman dan tanpa masalah.


Rumah bukan saja sekedar tempat tinggal atau sebatas rumah hunian, melainkan juga tempat bersosialisasi/ atau tempat membangun hubungan beberapa anggota keluarga. Itu sebabnya apabila membeli rumah harus memberikan rumah yang nyaman bagi keluarga dan orang yang anda cintai dan itu adalah sebuah pilihan. Memberikan rumah yang nyaman tidak dituntut harus rumah yang besar dan mewah, tetapi dengan mengikuti aspek-aspek rumah hunian yang sehat dan nyaman bagi pemiliknya dan orang yang tinggal didalamnya anda telah memenuhi kriteria rumah idaman. Aspek-aspek rumah hunian tersebut terdiri dari:
- Ruang tamu
- Ruang keluarga
- Kamar tidur
- Kamar mandi
- Dapur dan pantri
- Halaman/ Garasi
- Taman


Selanjutnya, membeli rumah bukan saja karena kebutuhan rumah tinggal bagi pemiliknya, melainkan dijadikan sebagai alternatif sumber penghasilan. Meskipun sudah punya rumah masih tertarik untuk membelinya. Rumah yang dibeli dapat dijadikan sebagai investasi masa kini dan masa mendatang, karena investasi berupa properti ini tidak ada matinya mengingat tingginya animo masyakarat terhadap kebutuhan akan perumahan. Harga perumahan yang terus mengalami kenaikan membuat para pemilik dolar memburu rumah sebagai investasi yang relevan dan menguntungkan. 


Karena dipicu tingginya kebutuhan masyaraat terhadap kepemilikan rumah, maka beberapa pengusaha melirik dan terjun dibidang properti ini. Rumah yang mereka bangun pun biasanya mengikuti selera pasar, jadi anda yang menginginkan rumah anda bisa memilih sesuai selera anda, ukuran dan type rumah dapat disesuaikan dengan penghasilan dan isi dompet.


Perumahan yang berbasis KPR sangat banyak diminati masyarakat saat ini sebagian besar karena didasari dengan alasan keuangan dan juga kemudahan yang ditawarkan oleh pihak pemerintah dan developer membuat banyak orang menjatuhkan pilihan kepada rumah KPR. Jenis dan type rumah yang ditawarkan pun beragam sesuai kemampuan dan kebutuhan anda tentunya.


Saatnya kita membahas tips dan cara sebelum membeli rumah KPR. Perhatikan tips sebelum membeli rumah KPR, hal ini sangat penting untuk menghindari penipuan yang dapat mengakibatkan kerugian pada anda.  Maka sebelum memutuskan membeli rumah maupun tanah, mari simakpertimbagan -pertimbangan berikut ini:


1. Lokasi 


Lokasi properti sangat berpengaruh terhadap harga penjualan dan pembelian sebuah properti, jika lokasinya semakin dekat dengan fasilitas umum seperti misalnya, sekolah, pasar, rumah sakit, jalan umum, gedung-gedung perkantoran dan fasilitas umum lainnya maka biasanya harga yang ditawarkan pun semakin tinggi. Berbeda dengan properti maupun KPR yang lokasinya masih jauh dari tempat-tempat fasilitas umum, yang masih berada dipelosok dan merupakan daerah/ lokasi rintisan, maka harganya pun semakin terjangkau.


Banyaknya perumahan yang dibangun di daerah-daerah rintisan atau bukaan dan ini akan memberi sedikit angin segar bagi mereka yang sedang mencari rumah KPR dengan harga terjangkau namun masih bisa diakses oleh kendaraan. Karena saat kebutuhan akan rumah tinggal sudah terdesak, namun untuk memiliki rumah ditengah kota tidak memungkinkan, maka tidak ada salahnya memilih didaerah yang baru dibuka.


Saat anda membeli rumah didaerah rintisan mungkin fasilitasnya masih sangat jauh dari kata layak, tetapi yang namanya rumah, harganya tidak semakin menurun dan pembangunannya tidak berhenti sampai disitu tapi sebaliknya akan semakin ramai dan semakin mahal. Saat akses jalan sudah mulai dibuka, maka cepat atau lambat rumah yang tadinya dibeli murah, maka akan terlihat harga rumah anda semakin tinggi nilainya. Anda bisa bandingkan untuk beberapa tahun kemudian, rumah yang dulu anda beli dengan fasilitas yang jauh dari kata layak, dengan sekejap akan disulap menjadi komplek ramai penduduk. Tetapi bagi anda yang sangat mempertimbangkan lokasi karena alasan tertentu bisa memilih rumah diarea yang dekat dengan fasilitas umum karena tentu akan menjadi keuntungan tersendiri dan banyak memberi kemudahan.



2. Type hunian.



Ada beberapa type hunian yang ditawarkan oleh pihak developer dalam hal ini KPR yang bisa dipilih konsumen sesuai keinginan dan tentu sesuai penghasilan dan  isi dompet. Semakin besar type hunian yang dipilih semakin mahal harga yang ditawarkan dan semakin besar angsuran per bulannya. Contoh type hunian yang bisa sipilih saat mau membeli rumah: Rumah type 27, rumah type 36, rumah type 45, type 56 dst. Pemilihan type rumah sesuai kebutuhan dan jumlah anggota.


3. Harga rumah


Harga sebuah properti mengikuti lokasi, luas tanah dan bangunan, type rumah dan jenis bahan bangunan yang digunakan. Pembeli akan diberikan rincian harga oleh pihak developer yang bisa dijadikan acuan saat pemilihan rumah idaman, dari situ bisa diperhitungkan setiap harga,  kurun waktu kredit (bila kredit). Pelajari kondisi keuangan anda sebelum memutuskan untuk membeli rumah dan perhitungkan dengan baik jangka waktu masa kredit yang cocok bagi anda, supaya tidak membebani dan terhindar dari hutang yang tidak mampu anda bayar yang akhirnya pihak developer menyita rumah kesayangan anda.


4. Terverifikasi di badan pertanahan Negara (BPN)


Susah mempercayai orang lain, jangankan orang lain terkadang memercayai diri sendiri saja terkadang sulit. Ada keuntungan tersendiri memilih membeli rumah KPR, karena bagi kita yang awam yang tidak terlalu mengerti banyak hal tentang properti akan membantu mendapatkan rumah yang legal kepemilikannya. Terkadang sulit menemukan rumah yang bersertifikat hak milik yang memang pemegangnya pemilik asli/sah . Sejauh yang saya ketahui dan dari pengalaman saya, membeli rumah di KPR masih tergolong aman. Status utama KPR yang memang aman bagi anda adalah karena KPR biasanya bekerjasama dengan pihak bank sebagai sumber pendanaan yang aman dan terpercaya. oleh karena bank tidak sembarangan memberikan kepercayaan kepada pihak manapun dalam menggelontorkan dananya. Sebelum menerima kerjasama dengan pihak developer pihak bank sudah terlebih dahulu memverifikasi keabsahan sebuah kepemilikan tanah dan properti yang dibangun di atasnya.


Jika anda membeli rumah yang berbasis KPR tetapi tidak melalui bank, maka tanah dan rumah yang dibangun diatasnya wajib kamu curigai karena tentu menyangkut keamanan dan kenyamanan anda. Biasanya saat sudah terjadi akad kredit, sistem pembayaran bukan lagi kepada developer tetapi beralih kepada pihak bank yang bekerjasama dengan pihak developer.


5.  Keaslian dokumen


Banyak orang yang takut dan kebingungan jika ingin membeli rumah atau tanah terutama seperti saya yang awam terhadap perumahan dan pertanahan. Barangkali kegelisahan dan ketakutan yang sama juga pernah timbul dalam diri anda. Ketakutan ini memang sangatlah beralasan dikarenakan banyaknya penipuan dan kepemilikan dokumen yang sudah tumpang-tindih. Saat sudah terjadi transaksi anda tidak tahu siapa sebenarnya pemilik yang sah. Tiba-tiba saja ada pihak lain yang mengaku pemilik tanah beserta bangunan yang sah. Ini pernah terjadi berdasarkan pengalaman teman-teman yang membeli rumah maupun tanah. Jika sudah terjadi lalu siapakah yang harus dipersalahkan? Untuk kasus ini tidak pandang bulu, pejabat pun bisa jadi korban jika tidak teliti sebelum membeli.


Penjual pemegang sertifkat palsu bisa saja mengaku bahwa dokumen yang dipegang asli. Apa benar demikian, sebagai calon pembeli  jangan percaya begitu saja, dengan kecanggihan perangkat sekarang ini, yang palsu bisa terlihat asli. Bila tidak jeli bisa jadi korban ujungnya pembelilah yang dirugikan. Orang yang sudah berpengalaan saja masih bisa tertipu apalagi jika masih pemula yang baru pertama kali membeli rumah atau tanah dan belum pernah melihat keaslian sebuah dokumen sebelumnya. Cara paling aman menurut saya sebaiknya kita bisa mengecek langsung  keaslian dokumentnya ke bagian pertanahan sekalian menanyakan apakah tanah yang dijual tersebut benar atas nama penjual bersangkutan? Maka dengan begitu anda bisa aman bertransaksi.


Syarat-syarat mengajukan KPR


Bila anda ingin membeli rumah tetapi tidak tahu bagaimana caranya dan apa syaratnya, untuk itu blog solusi akan memberikan informasi apa saja syarat untuk mengajukan membeli rumah KPR. Berikut syarat pokok yang diminta oleh pihak penyedia rumah KPR untuk anda yang hendak membeli rumahnya. Persiapkan berkas-berkas ini untuk melengkapi pengajuan anda dan yarat-syarat tersebut adalah:
  • Foto copy KTP (suami/istri)
  • Foto copy KK ( Kartu Keluarga)
  • Foto copy tabungan ( BTN, Batara dll yang ditunjuk / bekerjasama dengan developer)
  • Foto copy surat Nikah
  • Pas photo warna 3x4 ( suami istri)
  • Surat keterangan kerja dari perusahaan/ Instansi yang bersangkutan (suami + istri)
  • Surat Keterangan penghasilan/ slip gaji dari perusahaan/ Instansi yang bersangkutan (suami+ istri)
  • Surat keterangan Usaha ( bagi wiraswasta)
  • Surat domisili dari RT/ RW setempat
  • Foto copy NPWP
  • Meterai Rp. 6.000,-
  • Foto Copy tempat Usaha dan denah lokasi usaha (bagi Wiraswasta)
  • Denah perusahaan dan tempat kerja 
  • Rekening koran

Itulah syarat mutlak untuk mengajukan membeli rumah berbasis KPR. Jika tertarik untuk membeli rumah di KPR silahkan lengkapi berkas tersebut supaya pengajuan anda di ACC oleh bank.

Terimakasih sudah berkunjung keblog Tips dan solusi, 







Tips dan cara membeli rumah Minimalis di KPR Yang Cocok Dijadikan Rumah Idaman Tips dan cara membeli rumah Minimalis di KPR Yang Cocok Dijadikan Rumah Idaman Reviewed by Risda Nababan on March 24, 2018 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.