Seperti apakah kita saat ini( Who AM I?), Yuk Crosschek hidup kita

bercermin kepada kebenaran

Yuk kita coba crosschek hidup kita lewat cara-cara yang benar agar bisa tahu seperti apakah kita saat ini dan siapakah kita (saya) saat ini. Ini membantu mengenal hidup kita dari kaca mata kebenaran supaya jangan terlalu membabi buta membuat penilaian pada diri kita dengan mengatasnamakan takdir dan apa kata orang. Ini menjadi sebuah cermin untuk mengkaji diri kita, sehingga tidak lagi bersandar kepada kesimpulan dan pendapat orang lain, karena seringkali yang dilakukan adalah mempersepsikan hidup kita menurut pandangan yang keliru yang membuat kita sering tidak percaya diri.



Point mendasar yang dapat menjelaskan dengan lengkap " Siapakah aku ini? adalah hidup saya sendiri dan gambaran yang di bangun dengan prinsip-prinsip didalamnya. Bangunan itu akan terlihat akan menjadi apa seiring berjalannya waktu. Tidak cukup wajah, postur saya untuk menjelaskan siapakah aku tetapi tindakan dan perbuatan turut telibat didalamnya.  Tidak juga orang lain bisa dengan sempurna menjelaskan siapakah kita sebenarnya. Bahkan orang tua yang melahirkan kita tidak dapat menjelaskan siapakah kita secara kompleks sekarang dan yang akan datang


Barangkali kita pernah membaca lewat media atau televisi, Bagaimana perilaku seseorang yang tiba-tiba berubah dari kebiasaan sehari-harinya. Bisa saja orang berdusta menyembunyikan identitasnya. Nah disini yang harus kita tahu siapakah kita apakah kita seseorang yang sedang memakai topeng kepalsuan atau tidak?


Kita tidak perlu heran dengan apa yang kita lihat sekarang bahkan untuk yang akan datang. Apabila kita mengerti bahwa  jalan orang benar itu seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari, maka saya percaya kita akan jadikan kebenaran sebagai tautan hidup kita. Kebenaran yang kita bangun setiap hari akan memposisikan kita ketempat yang lebih tinggi dan yang sesungguhnya.

Kebenaran tidak mungkin berdusta dan kebenaran tidak akan menempatkan seseorang pada posisi yang rendah.  Jadi point pertama apabila seserang berada dalam kebenaran maka pasti hidupnya bersinar dan berada diatas rata-rata. 


Apapun yang pernah kita bayangkan tentang hidup selama mentautkan diri kepada hikmat kebenaran maka segala penilaian dan persfektif orang lain  terhadap kita, ya kita akan tetap seperti yang tertulis,   menjadi semakin baik dan naik dan kita akan dengan percaya diri akan berkata" Inilah aku orangnya dan apa adanya. Persoalannya seberapa seriuskah kita meletakkan prinsip-prinsip kebenaran dalam hidup kita supaya kita bisa melihat hidup kita seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari.?



Ada sebuah lagu Rohani yang bagi saya ini gambaran dari perjalanan hidup kita, semakin saya ulang-ulang lagu ini, maknanya semakin mengena dihati.

Ku kan terbang tinggi

Langit hidupku tak s'lalu cerah dan tak berawan

Kadang gelap membayang badai pun datang

Namun di balik hujan nampak p'langi yang indah

Penghiburan Tuhanku datang



Kadang lembah yang curam hadang di depan

Namun kasih Tuhanku tetap s'lalu sertaku

Ku percaya kesetiaanMu di kelam kabut hidupku

Dia b'ri ku kekuatan s'panjang langkahku
Ke dalam kemuliaanMu yang lebih besar
Bagai burung rajawali di kepakMu ku terbang tinggi

Dimanapun kita diletakkan, sekalipun diatas bara,  kita yang tetap berada dalam kebenaran,  kita tetap pribadi yang sama. Banyak orang bilang bahwa jika ingin mengenal sesorang adalah ketika seseorang diuji. Saat kita naik gunung dan turun gunung, itulah kita.


Apakah ada takaran dalam memberi? Takaran memberi harus dengan hati gembira,  tidak pamer,  tidak bersungut - sungut, tidak Mengungkit-ungkit.


Ada baiknya untuk merealisasikan semua impian dimulai dengan kebajikan-kebajikan. Pencapaian itu bagus dan berguna untuk kita dalam melaksanakan hukum dan hukum itu menyangkut semua orang. Memberi dengan kasih akan melepaskan kita dari kegelapan dan Tuhan akan menolong keluar dari masa-suram, masa kelam, masa kelaparan, masa kegelapan dan membawa kita keluar masuk dalam terang, dan gelap tidak akan mengusai hidup kita.


Waktu yang lalu saya sempat membahas tentang hidup kita sepuluh tahun kemudian. Orang selalu penasaran dan ingin tahu tentang seperti apakah mereka kelak?  Memang tidak ada yang tahu dengan persis seperti apakah masa depan kita selain dari Tuhan sang pemilik masa depan kita itu. Tetapi Tuhan menjamin masa depan kita apabila kita bersungguh-sungguh beribadah dan mempercayaiNya.

Kita diberi kunci sukses asal mau bekerja dan melakukan segala perintahNya. Jadi seperti apakah aku saat ini?  Seperti apa aku menjalankan hukum Tuhan,  maka pasti seperti itulah masa depanku dan posisiku saat ini. Bila aku berjalan seperti yang Tuhan inginkan maka masa depanku PASTI bersinar seperti FAJAR  yang kian naik Seperti rembang TENGAH HARI.


Barangkali dari kita ada yang sudah membuat sebuah daftar target yang akan di capai untuk beberapa tahun yang akan datang, lalu fokus mengejar list target tersebut selama perjalanan hidup. Beberapa dari target itu ada yang sudah terealisasi dan ada yang belum lalu kembali fokus mengejarnya lagi.


Kita diharuskan untuk selalu berusaha tetapi fokus yang paling utama adalah fokus mencari perkenaan Tuhan,  karena apabila fokus kita kepada Tuhan,  maka Tuhan sendiri akan memberi apa yang kita inginkan. 








Kesuksesan seseorang tidak dinilai dari seberapa banyak ia mengumpulkan harta. Karena banyak orang yang berhasil dalam mengumpulkan harta tidak mengalami kebahagiaan dalam hidupnya.  Banyak orang yang berhasil mengumpulkan harta berasal dari hasil kecurangan.  Point ketiga seperti apakah aku saat Ini? Apabila saya memakan hasil jerih payah, saya pastikan bahwa saya berbahagia dan tentu keadaan yang senantiasa baik.



Jadi secara garis besar seperti apakah saya saat Ini? Dari uraian diatas pembaca dapat simpulkan sendiri,  seperti apakah kita? Dan siapakah kita? Kita ada seperti apakah dan siapakah kita bertindak.


Jika ingin keadaan kita baik dan tetap bahagia kita harus hidup dalam kebenaran, hukum dan kehendak Tuhan.  Memang, sesuatu yang dihasilkan oleh kerja keras bahagianya lebih awet daripada yang dapatnya tidak sesuai jalannya.



Ketiga hal tersebut sangat mempengaruhi baik buruknya masa depan seseorang. Kuncinya bagaimana seseorang itu meletakkan prinsip kebenaran pada jalan hidupnya. Apabila tindakan yang dilakukan sesuai dengan kebenaran Tuhan maka tindakan tersebut akan mengunci seluruh masa depan kita dari hal yang buruk dan hidup kita akan semakin bersinar seiring dengan berjalannya waktu. 



Seperti apakah kita saat ini( Who AM I?), Yuk Crosschek hidup kita Seperti apakah kita saat ini( Who AM I?), Yuk Crosschek hidup kita Reviewed by Risda Nababan on November 06, 2017 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.