11 Manfaat Beribadah di Rumah Ibadah



Tempat Ibadah yang Melayani Tuhan dan Melayani sesama dalam kebenaran



Manfaat rumah ibadah selain sebagai tempat ibadah sangatlah banyak.  Yang akan saya bagikan disini adalah bagimana sebuah tempat ibadah difungsikan sebagaimana mestinya yang sangat bermanfaat bagi jemaat. Beberapa manfaat dari tempat Ibadah adalah



1. Sebagai tempat merestorasi Jemaat/ umat Tuhan. Dikutip dari Kamus besar bahasa Indonesia,  restorasi/res·to·ra·si/ /rĂ©storasi/ berarti pengembalian atau pemulihan kepada keadaan semula (tentang gedung bersejarah, kedudukan raja, negara); pemugaran. Restorasi dalam pengertiannya adalah pengembalian atau pemulihan segala sesuatu. Tempat ibadah dalam hal ini Gereja adalah tempat merestorasi para jemaat atau anak-anak Tuhan kepada kasih,  ajaran, hubungan kasih kepada Tuhan yang benar. Ditempat ibadah inilah seorang pemimpin Rohani melaksanakan perannya untuk mengembalikan ajaran yang benar apabila ada penyimpangan yang terjadi dari ajaran yang sesungguhnya.  Dalam perannya untuk memulihkan ajaran dan hubungan manusia kepada Tuhan maka tempat ibadah dimana ditentukan seorang atau beberapa orang pengurus harus melaksanakan fungsinya sesuai kebenaran yang bersumber dari sebuah Kitab/ Alkitab. Cara-cara dan tatacara dalam memuji dan menyembah Tuhan harus bersumber dari kitab suci,  bukan atas perintah manusia, golongan atau kelompok tertentu. Inilah restorasi yang dimaksud bahwa ditempat ibadahlah dimulainya sebuah restorasi. Sebagai tempat memuji dan menyembah Tuhan yang kita percayai. 



2. Tempat ibadah sebagai tempat belajar yang paling ideal untuk memahami tentang tatacara memuji dan menyembah yang benar. Gereja melibatkan Orang-orang pilihan Tuhan yang dipilih secara khusus untuk pelayanan ini dengan karunia-karunia yang diberikan untuk mengatur cara-cara pujian dan penyembahan yang berkenan dengan hati Tuhan. Meski secara pribadi kita tidak boleh membatasi Tuhan dalam berkarya dalam hidup pribadi umatnya karena dalam situasi tertentu terkadang Tuhan mengarahkan kita untuk menyembah Dia denga cara yang berbeda, tetapi hakikatnya dalam perkumpulan di tempat beribadah ada aturan yang konkrit karena Tuhan mau umatnya memuji dan menyembah dengan cara yang teratur. Tuhan tidak senang kekakcauan.



3. Sebagai tempat menerima makanan rohani yang sehat dan bergizi bagi pertumbuhan kerohanian. Diawal-awal mengenal Tuhan, kita disebut sebagai bayi-bayi rohani yang harus diberi makanan bayi rohani, disusui dengan susu rohani yang murni. Kemurnian sebuah ajaran selain didapat dari Alkitab juga dari para pemimpin rohani yang terdapat di tempat ibadah. Makanan sehat ini hanya di peroleh dari tempat peribadatan peribadatan yang mengajarkan kemurnian dan kebenaran  yang bersumber dari kebenaran Firman Tuhan yaitu Alkitab dan bukan dari pengajaran yang dibuat oleh pengetahuan manusia. Tempat ibadah yang sehat adalah tempat yang menjamin semua gizi yang diberikan bersumber dari Alkitab sehingga makanan itu harus benar - benar makanan sehat tidak mengandung racun atau bahan-bahan yang berasal dari ajaran manusia. Ditempat ibadah pemimpin rohani bertangumg jawab terhadap ajarannya, karean setiap ajaran yang diberikan kepada jemaat memperngaruhi kehidupan seseorang atau jemaat di lingkungan masyarakat. 



4. Tempat untuk menjalin kasih persaudaraan sesama seiman. Tempat peribadatan adalah tempat kumpulan Orang-orang percaya dan yang beriman.  Didalam tempat ibadah kita saling mengenal satu sama lain, saling membangun, saling menguatkan, saling merespon. Didalam tempat ibadah kita bisa saling mengenal satu sama lain dari kumpulan -kumpulan orang nenar itu. Kasih yang kita bangun dalam tempat peribadatan, kasih yang sama kita bawa ke lingkungan meski dimana tidak di kenal ajaran kebenaran. 



5. Sebagai tempat memberi dan menerima kasih  antara pemimpin rohani dan anak-rohani. Seorang pemimpin harus selalu mengasihi para jemaat dan jemaat harus menghormati pemimpin.  Saat seorang pemimpin mendoakan jemaat itu sudah merupakan sebuah pemberian dan juga jemaat memberi sesuatu pemberian sebagai tanda kasih kepada pemimpin Rohani sebagai perpanjangan tangan Tuhan. 



6. Tempat ibadah sebagai tempat kehadiran Tuhan.  Tuhan hadir saat ada jemaat berkumpul memanggil nama Tuhan. Tempat Ibadah merupakan tempat yang paling ideal sebagai tempat kehadiran Tuhan. Karena Tuhan sendiri yang berbicara bahwa ketika 2 orang atau 3 orang berkumpul menyebut nama Tuhan maka disitu Tuhan hadir.  Tempat beribadah sebagaimana tempat bersekutu Orang-orang yang percaya, jika 2 atau 3 orang memanggil nama Tuhan maka Tuhan hadir dalam persekutuan tersebut. Ditempat beribadah lebih dari 2:3 orang bahkan dalam kumpulan besar bisa mencapai ribuan bahkan puluhan ribu orang hadir menyebut nama Tuhan. Tetapi harus diingat Tuhan tidak membatasi kehadiranNya, karena Tuhan tidak terbatas ruang, tempat dan waktu pasti Tuhan ada dimana-mana. Tuhan bisa bermanifestasi kapan dan dimanapun tetapi karena tempat ibadah tempat berkumpulnya orang percaya maka Tuhan pasti hadir disana.


7. Sebagai wadah dimana Tuhan mendemostrasikan kuasaNya lewat mujizat- mujizat kesembuhan dari penyakit.  Tuhan tidak bisa dibatasi dengan pikiran manusia yang terbatas, jadi sebenarnya Tuhan melakukan kuasa mujizat dimana saja Tuhan kehendaki, dirumah, dirumah sakit,  dijalan dan di tempat lainnya tetapi mujizat banyak terjadi masa kini terjadi di tempat beribadah. Itu tidak bisa dipungkiri, karena ditempat ibadah sekumpulan orang banyak yang percaya Tuhan Yeus merendahkan diri menghadap Tuhan yang hidup meminta belas kasihan. 



8. Tempat beribadah tempat di mulainya amanat agung yaitu pemberitaan kabar baik atau Injil keselamatan. Ditempat ibadah diajarkan untuk memberitakan Injil sebagaimana amanat Agung Yesus Kristus. Ketika Injil disampaikan, dengan sendirinya amanat Agung sedang dilaksanakan. Pemberitaan tidak cukup hanya di tempat ibadah saja. Oleh karena itu setiap umat atau jemaat terlebih dahulu diperlengkapi pemahaman pentingnya amanat ini dilaksanakan.



9. Tempat ibadah tempat pemberian Identitas kepada jemaat. Tempat ibadah memiliki entitasnya untuk merangkul semua orang yang mau datang kepada Tuhan  meskipun pada dasarnya tempat ibadah tidak bisa dijadikan hanya sebagai  tempat mencari identitas semata  tetapi lebih kepada kerinduan untuk bergabung dalam sebuah komunitas yang lebih unity dimana disitu bisa dirasakan pertumbuhan rohani dan bisa merasakan kenyamanan dalam beribadah. Tempat dimana seseorang beribadah maka jelas dimana ia menggabungkan diri dalam ibadah maka disitu juga seseorang berhak mendapat identitas sebagai anggota jemaat.  Misalnya mendapat baptisan, pelayanan pernikahan, kelahiran dan kematian dan wajib tunduk kepada aturan yang ada dalam tempat ibadah tersebut.



10. Tempat untuk mengarahkan kepada Pertobatan. Tempat ibadah tidak boleh diam dan tidak boleh menutup mata terhadap perlakuan dosa,  gereja bertugas untuk menegor,  menasehati, membimbing dan menyatakan setiap kesalahan jemaat tanpa harus mengumbar kepada pihak lain.



11. Tempat untuk mempersiapkan umat yang layak bagi Tuhan. Tuhan memanggil kita untuk mendekat kepadaNya, tetapi selama perjalanan hidup didalam dunia ini umat tidak bisa kendor dan berkompromi dengan dunia dan segala kenikmatan yang ditawarkan yang bisa membawa umat Tuhan kepada perbuatan dosa. Ditempat ibadah umat Tuhan senantiasa dituntun, diarahkan untuk menjadi umat yang layak bagi Yesus Kristus Raja diatas segala Raja. 


11 manfaat tempat ibadah sebagai tempat ibadah sudah saya paparkan. Semoga artikel ini membantu dalam menambah pemahaman kita fungsi tempat ibadah sebagai wadah melayani Tuhan dan melayani sesama tanpa ada format atau unsur embel-embel tetapi murni menjalankan semua Ajaran Tuhan yang benar.

Apabila bagi pembaca ada yang belum ditulis atau ada tambahan lain,  silahkan masukkan di kolom komentar ya!! 


11 Manfaat Beribadah di Rumah Ibadah 11 Manfaat Beribadah di Rumah Ibadah Reviewed by Risda Nababan on November 12, 2017 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.