5 Langkah Cara Memilih Teman Yang Layak Dijadikan Sahabat




5 langkah cara memilih teman yang layak dijadikan sebagai sahabat akan saya kupas hari ini, berhubung masih banyak teman yang mengeluh karena kecewa dengan pertemanannya yang sudah dibangun selama bertahun-tahun.

Seorang teman bercerita tentang kebiasaannya selama bersama teman-temannya semasa sekolah dan kuliah dulu. Banyak pengaruh  dia dapatkan dari pergaulan itu. Sampai dia berpisah dari teman-temannya pun pergaulan buruk yang pernah dia bangun masih tetap menyertainya.


Beberapa waktu yang lalu dia dihubungi teman lamanya, teman semasa dia kuliah dulu. Tujuannya bukan untuk menanyakan bagaimana  kabarnya melainkan meminta sejumlah uang, entah uang apa. Ia diperas oleh teman sendiri. 


Seorang sahabat menaruh Kasih setiap waktu, dan mejadi saudara dalam kesukaran

Memilih teman tidak cukup melihat dari kulitnya saja, kulit mulus tidak menandakan isinya selalu bagus. Saya sering panen jambu. Kelihatan dari jauh buahnya cantik menggoda. Setelah dipetik dan dilihat dalamnya, banyak ulat melenting. Kecewa saya

Manusia juga seperti, rambut sama hitam, hati siapa yang tahu kalau tidak bergaul dengannya dan masuk dalam-dalamnya. Orang sering kecewa dengan orang yang dianggap sebagai teman, nyatanya menusuk dari belakang. Makan teman seperti yang dialami teman diatas. Banyak orang mengaku teman, tapi tidak berlaku sebagai teman. Sebagai langkah memilih teman yang cocok dijadikan sahabat, kamu harus lihat ciri-ciri ini didalam diri orang tersebut.



1. Sahabat yang dapat memotivasi kamu.
Teman yang baik tidak menjerumuskan temannya kedalam masalah malahan harus memberi dukungan saat ia mau melangkah. Disaat yang sama ketika mau memutuskan sesuatu, jika teman memungkinkan melibatkan kamu teman akan terlibat untuk mengambil keputusan yang terbaik, memberikan masukan-masukan yang memotivasi.

Sebagai sahabat , entah itu keputusan kecil maupun besar. Jika dia bukan orang yang mendukung kemajuan kamu bahkan sebaliknya berupaya melemahkan anda, sebaiknya tinggalkan persahabatan yang seperti itu. Dia bukan orang yang tepat untuk dijadikan sahabat.


Sebagai seorang sahabat selalu menginginkan kemajuan bersama, entah hal apa yang sedang  dikerjakan, tidak ada niat untuk menghalang-halangi karena dianggap sebagai pesaing baru tetapi selalu memberi support  untuk maju dan sukses bersama. Carilah sahabat yang memberi motivasi


2. Sahabat  yang mampu membangun karakter.

Karakter sangat diperlukan dalam membangun pribadi yang matang, apabila karakter baik maka baik pula keadaan. Karakter tidak datang begitu saja tanpa usaha dan proses. Ada banyak proses yang dilalui supaya sampai pada tingkat kematangan dan kedewasaan. Karakter yang menentukan seperti apa kamu sebenarnya kini dan nantinya. Memilih sahabat perlu bijaksana, karena banyak teman yang pura-pura jadi teman tahunya musuh dalam selimut. Sakit dan kecewa kamu jika kena gigitannya. 

Nah, maksud saya pilihlah teman yang bisa membangun karakter kamu kearah lebih baik jangan kebalikannya. Salah memilih teman, bisa membuat kamu lebih buruk padahal karakter baik sangat penting membangun hidup.


Karena “ pergaulan yang buruk akan mengubah kebiasaan baik"

Dengan membaca artikel ini, semoga kamu tidak salah dalam menentukan arah pertemananmu. Berteman harus ada manfaat, bukan sekedar bersenang-senang bersama, setelah itu sudah. Apabila kira-kira teman mampu nemotivasi kamu, berikanlah tanda lampu hijau, sebaliknya, jika teman membuat karakter anda menjadi lebih buruk itu bukanlah type teman yang harus dipertahankan, segera sudahi saja karena akan membuat masalah baru dalam kehidupan kamu nantinya. Karena “ pergaulan yang buruk akan mengubah kebiasaan baik”


Ada banyak kejadian di berbagai tempat akibat karakter teman yang buruk tertular kepada teman yang lain, sehingga kebiasaan buruk mengubah pola pikir dan perilakunya. Teman yang punya karakter seperti ini yang harus dihindari, jangan sampai mengubah kebiasaan baik di kehidupan sehari-hari. Begitu anda bergabung dengan teman-teman seperti itu lama-kelamaan karakter anda juga terafiliasi sehingga akan mirip sepertinya, karena seperti ungkapan “ siapa teman anda, seperti itulah hidup anda”.


Misalnya anda berteman dengan orang yang pengguna narkoba, maka orang akan menganggap anda juga sebagai pengguna dan lama kelamaan juga akan masuk golongan pengguna. Misalkan terjadi penggerebekan maka dengan serta-merta anda akan masuk dalam perangkap juga. Atau anda berteman dengan penjudi, dan selalu berada ditengah-tengah mereka maka lama-kelamaan akan mengikuti apa yang mereka kerjakan.


3. Sahabat  yang dapat dipercaya

Seorang teman harus bisa dipercaya menjaga rahasia. Namanya teman adalah tempat berbagi perasaan, berbagi masalah, berbagi cerita sampai rahasia. Dengan begitu tak perlu cemas menceritakan rahasia apapun kepada yang sudah kamu anggap sebagai sahabat karena bisa pegang rahasia. Seorang sahabat  tidak menceritakan rahasia kamu lalu menyerang melalui kelemahan kqmu dari belakang, seorang sahabat akan melindungi jika ada orang yang berniat merusak reputasi kamu. 


Carilah sahabat yang bisa dipercaya. Jika ada orang yang menyebut kamu sahabatnya tetapi perilakunya selalu merugikan, sebaiknya dibatasi saja untuk bersama atau berhenti mengutarakan kehidupan dengannya untuk menghindari masalah yang mungkin dapat merusak reputasi kamu. Seringkali seseorang yang awalnya sangat kompak saling terbuka dan menjaga rahasia masing-masing, makan sepiring, begitu ada masalah dengan mudahnya mempergunjingkan dibelakang.  Sebagai teman jadilah teman yang bisa dipercaya, entah sedang ada konflik atau sedang membangun tembok pemisah tetaplah jaga rahasia.


4. Sahabat yang mau membantu

Sahabat yang peduli menawarkan bantuan jika diperlukan terutama saat jika sedang dalam kesulitan. Perlu kamu ketahui apakah teman yang anggap baik selama ini merupakan seorang sahabat sejati? Cek saat kamu sedang ada dalam kesulitan, jika teman kamu perduli, maka ia akan ada setidaknya membantu sebisanya, tetapi jika tidak, lalu berusaha meninggalkan kamu, dia bukan sahabat hanya sekedar teman kalau ada maunya. Jadi teman pelengkap, pelengkap penderitaan 😊😊😊

Sahabat sejati selalu membantu baik suka maupun duka, Sahabat sejati tidak mementingkan dirinya sendiri dan tidak mencari keuntungan dari kamu, sahabat tidak berniat merendahkan kamu di hadapan teman-teman.


5. Sahabat mengarahkan kepada kebenaran.

Saya melihat sekarang ini, bahwa kebohongan sudah merupakan hal yang lazim diucapkan. Tak peduli ia siapa, seorang tokoh, publik figur, atau yang dianggap berpengaruh. Seperti berlomba-lomba memamerkan kebolehannya menonjolkan kebohongan. Apakah ini dianggap sebagai dogma baru yang diajarkan orang yang dianggap sebagian figur? Hanya merekalah yang tahu.


Sampai kapanpun kebohongan tetaplah kebohongan dan tidak ada kebenaran didalamnya. Entah ajaran dari dunia mana kebohongan jadi kebenaran. Nah, sebagai kamu yang belum dan tidak mau terkontaminasi dengan kelakuan ini, menjauhkan. Tidak usah coba-coba masuk kubangan mereka. Tidak ada hal baik dari kebohongan sekalipun orang menyebutnya "kebohongan untuk kebaikan", untuk kebaikan tidak perlu berbohong. Kebaikan belum tentu kebenaran, tapi kebenaran sudah pasti kebaikan.


Kebaikan belum tentu kebenaran, tapi kebenaran sudah pasti kebaikan.

Saya sangat terbiasa melihat orang berbohong, entah itu alasan melindungi diri atau karena ada masalah tanggung jawab moral yang sudah terabaikan. Meskipun demikian apapun alasannya, kebohongan adalah dosa, dan setiap orang yang melakukan dosa ganjarannya adalah jauh dari Tuhan.  Jauh dari Tuhan hukumannya adalah neraka yang kekal. Kamu  perlu sahabat yang bisa mengarahkan kamu kepada kebenaran, karena kebenaran adalah jaminan kemerdekaan hidup. Tidak ada intimidasi bagi yang melakukan kebenaran, tidak ada  ketakutan karenak ketahuan berbohong. Dalam kebenaran anda akan menjalani kehidupan dengan enjoy.


Jika ke-5 langkah diatas tahu bagaimana memilih teman yang cocok dijadikan sahabat dan jika seseorang sudah memilikinya, itu tandanya cocok kamu jadikan teman, lanjutkan saja persahabatan dengan tipe seperti itu, 
5 Langkah Cara Memilih Teman Yang Layak Dijadikan Sahabat 5 Langkah Cara Memilih Teman Yang Layak Dijadikan Sahabat Reviewed by Risda Nababan on May 08, 2017 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.